Korban saat melapor ke Polres Seluma 

Pedomanbengkulu.com, Seluma – Suradi (41) Warga Desa Padang Cekur Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma, mendatangi Polres Seluma, Selasa (23/10/2018).

Dia melaporkan dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal sesuai laporan Polisi Nomor : LP / 263 -B / X / 2018 / Bengkulu /SPK Res Seluma /23, tgl 22 Oktober 2018.

Informasi didapat, kejadian terjadi pada hari Senin tanggal 02 Juli 2018 sekira pukul 11.00 Wib. Diduga pelaku datang menanyakan masalah kendaraan rental, korban menjelaskan kepada pelapor bahwa kendaraan korban rusak, lalu terlapor menawarkan jasa service mobil korban, korban menolak jasa service kemudian pelapor menawarkan jasa service dengan pembayaran hitungan dengan memakai mobil korban. Setelah itu, terlapor menunjukan foto identitas di hp terlapor dengan menggunakan seragam Polisi yang membuat korban percaya dengan terlapor. Kemudian, korban memberikan kunci mobil berikut STNK korban yaitu mobil avanza warna silver nomor plat BG 1724 MM.

Setelah 10 hari terlapor membawa mobil kembali mobil avanza dengan mobil yang sudah di service di bagian AKI dan dan shock depan, bersamaan dengan itu pelaku menawarkan kembali service mobil bagian dalam mobil dan body luar kendaraan. Korban menolak service mobil yang ditawarkan terlapor namun pelaku meyakinkan korban dengan pembayaran menggunakan hitungan hari pemakaian mobil korban, korban menyetujui untuk service mobil korban, setelah itu terlapor menawarkan mobil pick up untuk diteruskan kredit dengan DP Rp 15 juta, korban menyerahkan uang Rp 6 juta kepada pelaku. Pelaku meyakinkan korban bahwa esok harinya mobil pick up carry futura akan di antar ke rumah korban.

Korban menunggu 3 hari setelah hari yang dijanjikan namun mobil pick up tersebut setelah menunggu satu minggu terlapor belum menghantar mobil tersebut kepada korban. Lalu korban menelpon kembali terlapor, terlapor meminta tambahan hari yaitu pada tanggal 17 Oktober 2018 mobil pick up tersebut akan diantarkan oleh pelaku kepada korban, Namun sampai tanggal 23 Oktober 2018 mobil carry futura yang di janjikan belum di antarkan dan nomor terlapor tidak dapat dihubungi lagi dari hari Rabu tanggal 17 Oktober 2018.

“Laporannya sudah kita terima dan akan dilakukan pengumpulan keterangan sejumlah saksi kemudian mengamankan diduga pelaku,” kata Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasi Humas Iptu Edi Sunaryo. [Sepriandi]