Tumpukan jalan Ahmad Marzuki, Kelurahan Timbul Rejo Kecamatan Curup, Rabu (10/10)

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Tumpukan sampah belakangan tak asing lagi ditemukan di sejumlah titik di wilayah Kota Curup. Ironisnya, kondisi ini justru terlihat seperti hal yang sudah biasa di kalangan Masyarakat.

Padahal, selain menjadi sumber penyakit, tumpukan sampah yang berada bukan pada tempatnya ini juga akan menjadi permasalahan akut bagi Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam upaya peraihan berbagai jenis predikat Kabupaten Bersih dan Kabupaten Sehat dari Pemerintah pusat. Seperti terlihat di selokan jalan Ahmad Marzuki, Kelurahan Timbul Rejo Kecamatan Curup, Rabu (10/10).

Sampah rumah tangga bertumpuk di dalam selokan dan diatas bronjong penahan longsor yang baru sepekan selesai dibangun oleh Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong.

“Tidak tahu sampah ini berasal dari mana. Pokoknya, sehari setelah selesai dilakukan perbaikan drainase dan pemasangan bronjong ini, sampah langsung terlihat bertumpuk dilokasi,” ujar Amin (46), Warga setempat yang tinggal 50 meter dari lokasi, Rabu (10/10).

Padahal, sambung Amin, berjarak 150 meter dari lokasi, terdapat bak pembuangan sampah. Namun, sampah malah tertumpuk di lokasi yang sebagian besar adalah sampah rumah tangga.

“Kami khawatir, jika hujan lebat turun, sampah sampah ini justru akan menjadi sumbat jalannya air yang mengalir dalam selokan dan akan mengakibatkan banjir di sekitar lokasi,” ujar Amin.

Mirisnya lagi, tambah Amin, selokan jalan yang baru sepekan selesai diperbaiki itu, sebelumnya juga rusak hingga pasangan dinding drainasenya  roboh akibat banjir.

“Kondisi ini juga seperti dibiarkan oleh Dinas terkait. Padahal, setiap pagi, kendaraan pengangkut sampah dan personilnya melintas di jalan tersebut. Tidak mungkin mereka tidak melihat kondisi ini karena tepat berada di tepi jalan padat lalulintas,” ujar Amin.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong, Suhadi sangat menyayangkan kondisi tumpukan sampah yang ada didalam selokan dan di atas bronjong yang baru saja selesai dibangun oleh personilnya tersebut.

“Kami himbau agar Warga tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut. Kesadaran Warga untuk ‘Hidup Bersih’ memang sangat dibutuhkan untuk menciptakan Rejang Lebong bersih dan sehat,” ujar Suhadi.

Disisi lain, sayangnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota (LHKP) Rejang Lebong, Amran saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp justru tidak merespon. [Ifan]