Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain saat menyerahkan bantuan dari warga masyarakat dan Pemerintah Kota Bengkulu.

PedomanBengkulu.com, Makassar – Walikota Bengkulu H Helmi Hasan bersama pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kota Bengkulu serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunjungi korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berada di Posko Ikatan Alumni Pesantren Immim di Kota Makassar, Kamis (11/10/2018).

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Bengkulu, Medi Pebriansyah, saat dihubungi melalui telepon seluler mengatakan, kunjungan ini dilakukan di Pondok Pesantren Immim melalui ikatan alumninya.

Medi menjelaskan, melalui Koordinator Posko Ikatan Alumni Pesantren Immim, Nasruddin, para korban merasa bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan dan sekaligus bantuan yang diserahkan oleh warga masyarakat dan Pemerintah Kota Bengkulu terhadap korban gempa dan tsunami Sulteng.

“Jumlah yang terdaftar disini ada 164 orang dari berbagai ras. Ada yang datang lewat laut, darat dan pesawat Hercules. Ada juga yang naik motor. Mereka masih cemas untuk kembali ke Palu karena gempa masih sering terjadi. Namun sudah ada 42 orang yang kembali ke keluarganya di Palu,” katanya.

Medi melanjutkan, ada diantara korban bencana Sulteng di posko ini yang selamat dari tsunami dan timbunan rumah yang runtuh ke dalam tanah saat bencana terjadi.

“Ada dosen yang sempat tergulung tsunami demi menyelamatkan mahasiswanya. Ada juga yang selamat saat rumahnya tertimbun tanah,” ungkapnya.

Walikota Bengkulu H Helmi Hasan saat menjenguk korban bencana gempa dan tsunami Sulteng di Pesantren Immim, Kamis (11/10/2018).

Walikota Bengkulu H Helmi Hasan mewakili Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan duka yang mendalam terhadap bencana yang terjadi.

“Walau jarak kita jauh kami menyaksikan. Kami juga pernah mengalami gempa yang sama kerasnya dan banyak korbannya. Ketika kami dapat info kami menggalang solidaritas sesama anak bangsa, setiap warga kami gugah. Semoga Allah jadikan kejadian ini sebagai asbab hidayah dan pengampunan dosa,” kata Helmi.

Pria yang selalu berusaha salat berjamaah dan tepat pada waktunya ini berharap para korban dapat tabah dan bersabar serta menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan.

“Kami bawa bantuan. Tolong ini dipandang sebagai bentuk kasih sayang kami terhadap keluarga kami di Palu. Sekaligus kami ingin mengundang bagi yang berkenan ikut nanti tanggal 10 November tepat pada Hari Pahlawan kami mengadakan 10 juta doa untuk negeri. Kita harapkan ada 10 juta orang yang hadir nanti kita salat masjid berjamaah, mendengar ceramah dan berdoa,” demikian Helmi.

Bantuan dari warga masyarakat Kota Bengkulu diserahkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain. Usai menyerahkan bantuan Walikota juga menyempatkan diri berdialog dan memberikan motivasi dengan korban bencana Sulteng. [Eva De]