PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2018, Pemerintah Kota Bengkulu memutuskan untuk menggelar aksi tolak bala “10 Juta Doa Umat untuk Negeri” di Masjid Agung At-Taqwa Kelurahan Anggut Atas.

Walikota Bengkulu H Helmi Hasan mengenai ini mengatakan, aksi tolak bala ini merupakan bentuk respon Pemerintah Kota Bengkulu terhadap perkembangan nasional yang memprihatinkan.

“Fitnah dan ghibah banyak bermunculan di media sosial, menghasut permusuhan dan perpecahan diantara anak bangsa. Aksi tolak bala ini kita lakukan agar negeri kita jauh dari bencana,” kata Helmi menjelaskan, Sabtu (6/10/2018).

Acara ini, lanjut Helmi, menghadirkan Komjen Pol (Purn) Anton Bahrul Alam yang pernah menjabat Irwasum Polri sebagai pencerah.

“Kita juga mengajak Ustaz Abdul Somad dan yang lain. Seluruh pemeluk agama dimanapun berada juga kita ajak untuk turut berdoa bagi kebaikan negeri ini,” ungkap Helmi.

Helmi menekankan, duta-duta besar dari seluruh dunia yang ada di Indonesia juga akan diundang dalam kegiatan tanggal 10 November tersebut.

Keesokan hari atau pada tanggal 11 November 2018, lanjut Helmi, para duta besar tersebut akan diajak untuk ikut menyaksikan Karnaval Batik dan keindahan Kota Bengkulu sebagaimana yang telah dilaksanakan selama empat tahun terakhir.

“Ini sesuai dengan semangat para pahlawan kita yang telah merebut kemerdekaan dengan banyak sekali pengorbanan. Hari ini kemerdekaan itu mesti kita isi dengan kerja nyata dan doa untuk keselamatan bangsa,” ujar Helmi.

Helmi mengimbau kepada semua pihak untuk ikut serta mensukseskan kegiatan ini, tak terkecuali umat Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan agama-agama lainnya.

“Mari jauhi maksiat dan mulai berdoa dari tempat peribadatan kita masing-masing agar negeri kita selamat dari berbagai bencana dan malapetaka,” demikian Helmi. [Deni Dwi Cahya]