BPJS Kesehatan Cabang Curup menggelar pertemuan dengan RSUD Curup dalam rangka pemantapan kerja sama dalam melayani Peserta JKN-KIS di Aula RSUD Curup, Senin(30/7/2018).

Pertemuan ini dihadiri oleh Bidang Keuangan, Kepala Ruang IGD, Kepala Ruang ICU, Koder, Poli, Administrasi, Farmasi RSUD Curup serta Bidang PMR BPJS Kesehatan Cabang Curup, yang diagendakan untuk membahas mengenai sistem antrian di Rumah Sakit, Aplicares RSUD Curup, sistem rujukan di luar domisili, administrasi klaim.

Kepala Bidang Penjamin Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Curup, Rizka Gia Novita, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan hubungan kemitraan dan kepercayaan antara BPJS Kesehatan dan stakeholder terkait.

“Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pemantapan kerja sama ini antara lain untuk memastikan pelayanan yang diberikan untuk Peserta JKN oleh mitra kita, yakni Rumah Sakit Umum Daerah Curup adalah pelayanan yang terbaik mengingat kita adalah Badan yang ditunjuk Pemerintah untuk menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh penduduk Indonesia. Sebagai mitra, sudah seharusnya kita saling memberikan dukungan juga saran dan masukan yang sekiranya akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi,” ucap Rizka Gia Novita

.

Rizka juga berharap agar stakeholder terkait ikut serta mendorong pencapaian peningkatan kerja sama fasilitas kesehatan (faskes) dan indeks kualitas layanan faskes.

Selain itu, stakeholder terkait juga diharapkan dapat menjadi sarana diskusi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas permasalahan-permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan JKN-KIS, serta mendapatkan masukan-masukan positif tentang pelaksanaan JKN-KIS yang nantinya dapat menjadi rekomendasi untuk diusulkan kepada regulator.

“Dengan adanya pertemuan ini diharapkan manajemen rumah sakit juga dapat mewujudkan pemantapan layanan bagi peserta JKN-KIS tentunya melalui kemitraan yang setara dan profesional,” ujar Rizka

Menurutnya, pada tahun 2019 nanti, seluruh rakyat Indonesia sudah memiliki BPJS Kesehatan. Dalam mewujudkan hal itu, tentunya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Keberhasilan program JKN-KIS tidak bisa lepas dari dukungan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan selaku mitra BPJS Kesehatan. Dengan demikian, perlu ditingkatkan peran dan fungsinya dalam memberikan pelayanan dalam rangka kendali mutu sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan JKN,” tutup Rizka. [Rls/Nurhas Bunaida]