PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga.┬áSeperti tarian tradisional Rajau Pengantin dari kabupaten Bengkulu Selatan yang tampil dalam rangka memeriahkan HUT ke-50 Bengkulu yang diselenggarakan di Sport Center, Pantai Panjang.

Alexander mengatakan tarian Rajau Pengantin dari Bengkulu selatan merupakan tarian yang menceritakan kisah zaman dahulu dari nenek moyang.

“Tarian Rajau Pengantin ini merupakam kidah dari Rajau yang mana Rajau itu petuah di Bengkulu Selatan. Jadi pada zaman dahulu itu orang-orang yang memiliki petuah dapat berubah seperti harimau, gunanya berubah menjadi harimau itu tak lain untuk melindung masyarakat yang ada di Bengkulu Selatan dari marabahaya dan orang-orang yang ingin mengganggu,” ujarnya, Sabtu (17/11/18).

Tari Rajau Pengantin dari Bengkulu Selatan yaitu berasal dari Sanggar Ratu Sinuhun untuk angggota sanggar sendiri dari SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan.

Alexander juga mengatakan sisi estetika dari tarian Rajau Pengantin yaitu terletak pada costume dan make up yang di gunakan.

“Ya disini kita menggunakan kostum baju. Nah bahan dasar baju nya itu dari kulit kayu lantung selain itu kostumnya juga diukir. Baju ini konon cerita nya itu merupakan baju yang di pakai orang zaman dahulu di Bengkulu Selatan. Sedangkan untuk make up itu kita buat seperti karakter harimau, kita gunakan seperti taring-taring gitu juga supaya mirip dengan karakternya karena kita sesuaikan dengan cerita dari tariannya,” katanya.

Di sisi lain alexander juga memberikan harapan untuk kedepannya di hari HUT ke-50 Bengkulu

“Untuk Bengkulu semoga dengan rangkaian acara ini dapat memperkenalkan Bengkulu ke daerah-daerah lain, semoga di ulang tahun emas yang ke 50 ini dapat lebih maju lagi baik dari infrastruktur maupun perekonomiannya,” tandasnya. [Mitha]