PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian terus berupaya agar pabrik karet di Bengkulu Utara segera berdiri.

Upaya yang dilakukan adalah menemui langsung Presiden Republik Indonesia Ir Jokowi agar segera merivisi Surat Keputusan yang sudah dikeluarkan oleh Kementrian Perindustrian yang mana SK tersebut diainyalir telah menghambat berdirinya pabrik karet di Bengkulu Utara.

“Alhamdulilah saya sudah bertemu langsung dengan Bapak Presiden semoga usaha kita mendirikan pabrik karet segera terealisasi dan dapat meningkatkan harga komoditi karet di Bengkulu Utara sehingga bisa mensejahterakan petani karet kita,” ujar Mian, Selasa (13/11/2018).

Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).

Dalam kesempatan itu, Bupati Mian juga meminta dana bagi hasil ekspor Crude Palm Oil untuk diberikan kepada daerah sebagai penghasil sawit.

“Hal itu diperlukan untuk mendukung pembangunan di daerah,” ujarnya.

Bupati juga mengusulkan ruas jalan nasional Batiknau, Urai dan Ketahun yang diterjang abrasi agar segera ditangani oleh Kementerian PU pusat.

Bupati Mian juga meminta Jokowi berkunjung ke Bengkulu Utara sebagaimana pernah diajukan oleh Mian sebelumnya.

Dikatakan Mian, terkait kesediaan Jokowi berkunjung ke Bengkulu Utara akan ada jawaban dalam waktu dekat ini. [Evi Kusnandar]