Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Seluma, Arlan Aksa

Pedomanbengkulu.com, Seluma- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Seluma terancam batal digelar. Hal itu karena anggaran yang disetujui sangat minim, karena terdapat 85 desa yang akan menggelar Pilkades serentak pada 2019 mendatang.

“Kita ajukan awalnya Rp 1, 7 miliar tapi disetujui banggar hanya Rp 800 juta. Itu pun belum final, masih ada pembahasan. Jika terus berkurang, pelaksaannya tidak mungkin dilakukan,” kata Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Seluma, Arlan Aksa, Senin (05/11/2018).

Arlan mengatakan, kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades yaitu mulai dari Bimtek,pengadaan kotak suara, kertas suara dan anggaran pengamanan.

“Untuk pengamanan ini kita melibatkan TNI, Polri dan Satpol PP,” ujar Arlan menjelaskan.

Dia menambahkan, tahap pertama akan dilaksanakan sosialisasi pembentukan panitia yang diikuti oleh BPD dan dari Kecamatan. Kemudian Bimtek panitia yang telah dibentuk oleh BPD. 25 kotak suara, lebih kurang 90 ribu lembar surat suara dan servis kotak suara yang ada.

“Itu nanti akan kita perjuangkan lagi untuk penambahan anggaran,” sampainya.

Jika tetap tidak memungkinkan kata Arlan, terpaksa pemerintah Desa melalui APBDes menganggarkan untuk anggaran akomodasi panitia di tingkat desa.

“Mulai dari biaya perlengkapan, honor panitia pada hari pelaksaaan,jasa pengamanan, sewa kursi Tenda, bilik suara dan TPS harus disiapkan oleh Desa,” tandas Arlan.

Pelaksaan Pilkades serentak di 85 desa rencananya akan digelar pada akhir Oktober 2019 mendatang. [Sepriandi]