Pedomanbengkulu.com, Seluma – Wakil Ketua II DPRD Seluma, Okti Fitriani menegaskan, terkait adanya surat dari Sekretaris Dewan (Sekwan) ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Seluma, yang meminta penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD menurut Okti, telah menyalahi aturan.

Karena menurutnya, DPD Nasdem yang seharusnya menyampaikan surat ke DPRD untuk menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) dari DPP Nasdem berkaitan dengan PAW, Pemecatan Husni Thamrin dan penggantian Ketua DPRD Seluma.

“Kalaupun ada surat dari DPD Nasdem mengajukan untuk Plt, harus disampaikan dulu ke unsur Pimpinan, lagian setahu saya kalau Plt itu ditunjuk pimpinan yang ada, sebelum ada pimpinan definitif, ” tegas Okti kepada wartawan.

Okti mengatakan, Pimpinan DPRD bukan mempersulit untuk PAW dan Ketua DPRD, namun masih menunggu mekanisme yang harus dilalui DPD Nasdem. Menurutnya, jangan sampai bola panas dilempar ke DPRD, penunjukan PAW ataupun Ketua DPRD itu merupakan kewenangan internal partai Nasdem.

“Apa kepentingan Sekwan atas ini, kita tidak ada suka atau tidak suka terhadap Tenno dan Iin, itu tidak ada sama sekali, hanya saja kita minta mekanisme ini dipenuhi dengan benar,” ujar Okti menambahkan.

Dia menambahkan, rekomendasi yang disampaikan oleh Tenno Heika ke DPRD seluma itu sebagai pegangan agar DPD dan DPW Nasdem meminta pergantian tersebut ke DPRD.

Sebelumnya, DPD Nasdem menerima surat dari Sekretariat DPRD Seluma agar mengajukan nama untuk mengisi posisi jabatan Plt Ketua DPRD. Surat tersebut terulis nomor 170/261/SET-DPRD-II/2018 yang dikeluarkan tanggal 15 Oktober 2018. [Sepriandi]