PedomanBengkulu.com, Jakarta – Media siber Pedoman Bengkulu menyandang status terverifikasi faktual dan administrasi di Dewan Pers. Hal ini telah terkonfirmasi dari Sekjen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bengkulu, Wibowo Susilo, Pedoman Bengkulu terverifikasi faktual.

Pimpinan Redaksi Pedoman Bengkulu, Muammar, mengatakan, terverifikasinya media online Pedoman Bengkulu di Dewan Pers merupakan bentuk komitmen kepatuhan media yang ia pimpin terhadap amanat Undang-undang Nomor 40 Tahum 1999 tentang pers.

“Sesuai dengan amanat UU itulah Dewan Pers diberikan mandat untuk melakukan pendataan terhadap media yang ada di Indonesia. Dan ini adalah bagian dari upaya kami untuk membangun pers yang sehat,” kata Muammar, Selasa (6/11/2018).

Dengan terverifikasinya Pedoman Bengkulu secara faktual dan administrasi, lanjut Muammar, pihaknya akan semakin memperhebat produksi berita-berita yang kritis, konstruktif dan mencerdaskan. Hal ini dilakukan guna mendukung visi Pedoman Bengkulu Berita Sehat Menyehatkan Rakyat.

“Kami tidak pernah abai pada kode etik dan prinsip kerja jurnalistik. Kami melakukan verifikasi ketat terhadap semua isian berita maupun artikel yang diterbitkan. Upaya ini akan terus kami tingkatkan secara konsisten,” tambah Pimred Pedoman Bengkulu.

Media massa sebagai salah satu pilar demokrasi memegang tanggung-jawab kolektif atas harapan orang-orang dan masa depan. Bersama SMSI, Pedoman Bengkulu optimis bisa memikul tugas pers dengan lebih efektif.

Untuk diketahui, media online Pedoman Bengkulu memiliki visi memberikan informasi yang sehat dan membangun dalam mewujudkan peradaban masyarakat adil dan makmur.

Demi mencapai visi tersebut, ditetapkan misi berupa mempelopori pembangun media rakyat dengan nilai-nilai kritis dan konstruktif, serta berpihak kepada rakyat.

Lalu mewujudkan pencerdasan rakyat dengan penyajian berita yang edukatif, analitis, dan menghibur.

Untuk kemudian menghubungkan harapan dan keinginan rakyat melalui pembangunan media online, serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan berita yang faktual, aktual, dan terpercaya. [Eva De]