Wakil Ketua II DPRD Seluma, Okti Fitriani

Pedomanbengkulu.com, Seluma- Hutang yang harus dibayar Pemkab Seluma sesuai putusan pengadilan ke PT Puguk Sakti Permai (PSP) belum diakomodir dalam APBD murni Kabupaten Seluma tahun 2019 mendatang.

Banggar DPRD Seluma belum menganggarkan anggaran untuk pembayaran hutang tersebut karena belum ada surat pengakuan hutang dari Pemkab Seluma.

“Itu harus dianggarkan. Ada beberapa kegiatan lain itu dianggarkan, kenapa hutang ke PSP tidak,” kata Wakil Ketua II DPRD Seluma, Okti Fitriani, Selasa (27/11/2018).

Menurut Okti, jika ada surat pengakuan hutang dari Pemkab Seluma, DPRD akan menganggarkan, mengingat PT PSP telah mempunyai kekuatan hukum memenangkan gugatan secara Perdata terhadap Pemkab Seluma melalui pengadilan.

“Pemkab Seluma harus membayar sesuai putusan pengadilan,” jelas Okti.

Sebelumnya, direncanakan akan dianggarkan Rp 4 miliar dari total Rp 8, 7 miliar hutang Pemkab Seluma yang harus dibayar ke PT PSP. Namun, belum adanya surat pengakuan hutang sehingga belum dianggarkan.

PT PSP milik keluarga mantan Bupati Seluma Murman effendi ini, merupakan perusahaan yang mengerjakan sejumlah pembangunan jalan di Kabupaten Seluma pada proyek tahun jamak Multiyears. [Sepriandi]