PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Usaha sirup jeruk kalamansi, Gustianti pernah meraih Juara 1 UKM Pangan Award 2016 dalam kategori minuman dalam kemasan, yang terletak di Jl M.Hasan pasar baru, yang sudah berjalan kurang lebih 8 tahun.

Sebelum memulai usaha sambal tempoyak, Gustianti membuka usaha kue merk Gusti cake & cookies, ada brownis dan aneka karakter kue ulang tahun. Lalu mencoba produksi sirup jeruk kalamansi yang merupakan produk unggulan Bengkulu.

Tekun dalam usaha, mendapat binaan dari Dinas Pertanian Kota dan Provinsi, Disperindag Provinsi dan Dinas Koperasi Kota dan Provinsi. Yang mendapatkan tawaran, untuk mengikuti lomba UKM pangan Award di kementrian Perdagangan dalam negeri.

“Saat dalam pelatihan dari kementrian perdagangan, menawarkan ke saya untuk ikut lomba UKM pangan Award di kementrian perdagangan dalam negeri, dan alhasil nya saya dapat Juara 1 UKM Pangan Award 2016 dalam kategori minuman dalam kemasan. Ini suatu kebanggaan saya yang bisa mengalahkan dari provinsi lain nya,” ungkap owner Sambal Tempoyak Gustianti.

Dalam penghargaan di Jakarta, bertemu dengan sahabat-sahabat UKM dari daerah lain yang juga mendapatkan juara. Tertarik melihat produk salah satu UKM dari Surabaya yaitu aneka Sambal Nusantara, Gustianti mencoba inovasi baru dari daerah bengkulu yaitu Tempoyak, dimana Bengkulu salah satu penghasil buah durian yang melimpah.

“Disana saya mulai berfikir bahwa saya akan coba inovasi baru dari daerah bengkulu yang khas nya tempoyak. Dan akhirnya saya buat sambal tempoyak yang sudah berkali-kali saya uji mulai dari rasa, kemasan dan ketahanannya bisa sampai 6 bulan tanpa bahan pengawet,” ujarnya.

Dan di tahun 2017, sertakan dalam lomba pangan award dengan sambal tempoyak, yang masuk dalam nominasi publik. Dan sambal tempoyak ini baru satu-satu nya dan yang pertama, sambal tempoyak dalam kemasan di Bengkulu. Selain itu juga sering mengikuti pameran-pameran diluar Bengkulu, seperti pameran pangan nusa, pangan dunia, Harkopnas, di Jakarta, Tangerang, Batam, Pontianak, Jogja, Solo, Bandung, dan lain-lain.

Didistribusikan di beberapa outlet oleh-oleh di Anggut, Dangau Datuk, Oodalu dan di 212 mart, dan beberapa daerah di luar Bengkulu seperti di Kalimantan Barat, Bandung, Jakarta, Lampung, Bogor, Depok, Jambi, Medan, Bandung, dan lain-lain.

“Saya ingin memperluas produk saya ke seluruh Indonesia dan Go Internasional, sehingga saya bisa memberi peluang kerja kepada ibu-ibu rumah tangga untuk dapat penghasilan sehingga bisa membantu keuangan rumah tangga,” tandasnya. [Mey Borjun]