PedomanBengkulu.com, Kaur – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI) memeriksa dan menyidangkan duggaan pelanggaran kode etik Penyelenggara Pemilu Anggota Bawaslu Kaur.

Sidang ini tercatat dalam Perkara Nomor 286/DKPP-PKE-VII/2018. Sidang dilaksanakan pada hari Jumat (30/11/2018) di Ruang Sidang DKPP RI lantai 5.

Teradu adalah anggota Bawaslu Kaur Natijo Elem dan Oyon Zupra.

Pengadu Melyan Sori, masyarakat/pemilih Nomor Perkara 286/DKPP-PKE-VII/2018.

Ketua Bawaslu Kaur Tony Kuswoyo SSos saat di konfirmasi Jurnalis Pedoman Bengkulu Minggu (02/12/2018) mengatakan, mengenai dua anggotanya menjalani Sidang di DKPP RI, membenarkan persidangan itu.

“Memang benar 2 orang Anggota Bawaslu Kaur pada tanggal 30/11/2018 mengikuti sidang kode etik di DKPP RI. Saat ini sedang menunggu Putusan Pleno di DKPP RI,” ujar Tony.

Ia menjelaskan ini adalah konsekuensi dari negara demokrasi.

“Inilah negara demokrasi, entah itu Pengawas maupun Penyelenggara semuanya bisa menjalani hal yang sama. Kita tidak tahu benar atau salah semuanya itu proses, mudah-mudahan kedua belah pihak dengan hasil terbaik,” tandas Tony. [Feri]