PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Ratusan hektar lahan sawah milik warga di Desa Srikuncoro, Kecamatan Pondok kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah saat ini, Kamis (6/12/2018) terendam banjir. Hal ini disebabkan karena intensitas hujan yang turun sejak kemarin.

Hal tersebut diperparah dengan lokasi sawah yang berdekatan dengan aliran sungai. Diperkirakan naiknya air sungai dari atas serta tersumbatnya saluran air yang ada disekitar sawah akan memperlambat penyerapan air.

Akibatnya sawah yang tersebut sementara ini tidak bisa dimanfaatkan pemiliknya untuk mengais rezeki.

“Itu karena hujan malam tadi atau juga bisa karena ada kiriman air dari atas (sungai) yang meluap,” kata Yasir salah satu warga Desa Pekik Nyaring.

Selain sawah, beberapa lahan kelapa sawit di sekitar sawah juga ikut terendam, sehingga petani sementara ini belum bisa melakukan rutinitas seperti biasanya.

Hal senada juga diucapkan Yamhakanlah Fahrullah (22), menurutnya wilayah setempat memang menjadi langganan banjir, pasalnya kondisi lahan yang sangat rendah.

“Hujannya deras sekali tapi sawah di sana datarannya memang sangat rendah, jadi sering mudah banjir,” kata Yamhakanlah Fahrullah.

Pantauan Pedoman Bengkulu, sampai saat ini belum ada kerugian korban jiwa akibat adanya banjir, hanya saja akibatnya, sawah yang menjadi mata  pencaharian utama masyarakat tidak dapat dimanfaatkan, selain itu genangan banjir juga mencapai jalan lintas Pasar Pedati – Tugu Hiu. [Feber Kholison]