PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Dalam rangka mempromosikan produk-produk unggulan Bengkulu Utara melalui Tomimas, digelar sosialisasi kemitraan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) antara PT Indomarco dengan pelaku usaha BUMDes, IKM, UMKM di Bengkulu Utara di Aula Kantor Camat Arma Jaya, Sabtu lalu (1/12/2018).

Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Utara Zulkarnain menyampaikan dengan adanya sosialisasi dan jalinan kerjasama antara pihak indomarco dengan pelaku usaha diharapkan dapat saling bersinergi, dengan ikut serta membangun daerah Bengkulu Utara dalam menumbuh kembangkan kearifan lokal melalui produk-produk unggulan di daerah Bengkulu Utara.

“Berharap pihak Indomarco dapat terus melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha disini sehingga dapat berkembang, kita mempunyai produk-produk yang bermutu, produk ini harus dapat bersaing dan nantinya mampu dijual ke daerah lain. Ini adalah kerjasama yang perlu dipahami, pemerintah tentu memikirkan kepentingan masyarakat atas jalinan kerjasama pelaku usaha dengan pihak Indomarco,” jelasnya.

Hal ini disambut baik oleh Wahyu hidayat selaku manager Tomimas yang menyampaikan bahwa pihak Indomarco berkomitmen untuk selalu bersinergi dengan pemerintah dan usaha kecil setempat untuk memajukan produk lokal di wilayah Bengkulu Utara.

“Terus berupaya melakukan kontribusi yang positif. Kami ingin selalu menjadi bagian masyarakat disini baik dari SDMnya dengan merekrut karyawan asal dari Bengkulu Utara, dari segi pemenuhan kebutuhan masyarakat, dengan mengangkat kearifan lokal produknya, dan pelayanan yang diutamakan. Lebih lanjut kami akan membawa sample produk-produk dari Bengkulu Utara ini ke pusat, bila pemasarannya sudah bagus disini akan sangat memungkinkan untuk masuk ke luar daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Doni wibisana selaku bagian Merchandiser Display (MD) Tomimas mengatakan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha dan agar mempermudah pendistribusian untuk memasukkan produk unggulan daerah Bengkulu Utara ditunjuklah untuk setiap kecamatan ada koordinatornya.

“Kita tunjuk dari setiap kecamatan yang ada koordinatornya seperti BUMDesnya agar mempermudah dalam komunikasi nantinya seperti produk unggulan apa yang harus didistribusikan. Untuk sistem dagang istilahnya Konsinyasi,” ujarnya.

Edi Budimansyah mewakili Camat Arma Jaya yang juga berharap agar semua produk dari UMKM-IKM dapat terekspos di gerai Tomimas, disampaikannya sekitar 30 orang pelaku usaha di Bengkulu Utara, baik pelaku usaha yang telah mempunyai label maupun belum nantinya akan distribusikan di gerai Tomimas.

“Seperti pelaku usaha Sri Sumber Agung, Rohyani selaku Wakil Ketua Himpunan Kewirausahaan Transmigrasi (HW Trans) Kabupaten Bengkulu Utara juga sebagai Pendamping KTM Lagita Kabupaten Bengkulu Utara, putri selaku pemilik Coffe trabas, dan pelaku usaha lainnya,” tuturnya. [Rls/Deni Dwi Cahya]