Ketua Bawaslu Seluma

PedomanBengkulu.com, Seluma – Ketua Bawaslu kabupaten Seluma Yeprizal SE mewanti-wanti bagi ASN dan Kades tidak diperbolehkan dalam kegiatan kampanye.

Adanya larangan tersebut, bahwasannya ASN dan Kades harus bersifat netral dan tidak boleh berpihak.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Seluma Yeprizal SE saat dikonfirmasi pada Kamis (10/1/2019) di kantor bawaslu seluma menerangkan, ASN dan Kades tidak boleh ikut campur dalam urusan pemilu.

“Walaupun itu anak kandung sendiri,” ujar Yeprizal.

Disinyalir, adanya laporan beberapa warga adalah terkait dengan Kades Desa Suban An. Neri yang diduga melakukan tindakan pungli bantuan pemerintah berupa tenaga surya.

Saat dimintai keterangan dengan salah satu warga yang berinisial AD (65) menjelaskan, jika tidak mendukung anak saya menjadi calon anggota DPRD maka bantuan tenaga surya ini akan dicabut.

“Ya, kita sudah bayar ke Neri 100 ribu untuk dapat tenaga surya, masa harus dicabut jika tidak mendukung anaknya,” pungkas AD.

Warga juga mengeluhkan mengenai sikap Neri yang dinilai tidak sportif sebagai pejabat desa yang notabenenya harus bersikap netral dalam kegiatan pemilu tersebut.

“Nanti kita akan surati kades tersebut, dan ini juga pelajaran bagi seluruh kades dan ASN yang lain, walaupun itu anak kandung sendiri, biarkan anak mereka dengan caranya sendiri dalam menarik suara pada pemilu nantinya,” tutup Yeprizal. [Wahyu]