Bayu Saputra Ramadhan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu mengajak perusahaan untuk berani Go Public. Dengan go public perusahaan akan tumbuh semakin besar, karena pemodalan yang diperoleh dari Pasar Modal dapat digunakan untuk meningkatkan modal kerja dalam rangka membiayai pertumbuhan perusahaan.

Kepala Kantor Perwakilan Bengkulu PT. BEI Bayu Saputra Ramadhan mengatakan Go Public atau Initial Public Offering (IPO) adalah proses penawaran saham oleh sebuah perusahaan kepada publik dalam rangka memperoleh akses pendanaan jangka panjang di Pasar Modal.

Hingga saat ini telah tercatat 620 perusahaan di Indonesia yang telah Go Public, dimana sepanjang tahun 2018 terdapat penambahan 57 perusahaan yang Go Public atau mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah tersebut merupakan yang terbanyak diantara Bursa se-Asia Tenggara.

“Go Public akan meningkatkan nilai ekuitas perusahaan sehingga perusahaan memiliki struktur pemodalan yang optimal. Dengan Go Public perusahaan juga akan lebih mudah untuk menarik strategic investor untuk ikut berinvestasi pada saham perusahaan,” ujarnya.

Selain manfaat pendanaan, Go Public dapat meningkatkan nilai perusahaan dan image perusahaan, perbankan atau institusi keuangan lainnya juga akan lebih mengenal dan percaya kepada perusahaan karena credit risk yang lebih rendah dibanding perusahaan yang tertutup.

“Perusahaan tidak harus menjadi besar dahulu untuk menjadi go public, karena go public ini akan menjadi salah satu alternatif pendanaan serta meningkatkan nilai perusahaan itu sendiri,” pungkas Bayu. [Rls/Nurhas]