Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen pengembangan Pasar Modal di seluruh Indonesia.

Salah satu kegiatan rutin setiap bulan yang diadakan oleh BEI KP Bengkulu yaitu Sekolah Pasar Modal (SPM). Kegiatan tersebut diperuntukkan untuk masyarakat umum yang ingin memulai berinvestasi atau ingin belajar lebih banyak tentang bagaimana cara berinvestasi yang benar di Pasar Modal.

Kepala Kantor BEI Perwakilan Bengkulu, Bayu Saputra mengajak masyarakat Bengkulu agar cerdas dalam berinvestasi, salah satu caranya yaitu mengikuti SPM.

“Semua bentuk kegiatan edukasi yang kami adakan secara tidak langsung sebenarnya membantu masyarakat dan pemerintah daerah untuk memberantas penyebaran investasi bodong di Bengkulu, di mana kita amati seiring bertumbuhnya tingkat literasi dan inklusi Pasar Modal, maka semakin menurun juga kasus korban investasi bodong,” ungkapnya, Senin (7/1/2019).

Syarat mengikuti SPM antara lain adalah memiliki KTP dan Buku Tabungan serta membuat Rekening Dana Investor dengan saldo minimal sebesar Rp100 ribu. Saldo tersebut akan digunakan untuk membeli saham. SPM terbuka untuk umum dan kuotanya terbatas setiap bulannya, gratis biaya pendaftaran atau tidak dipungut biaya sepeserpun untuk mengikuti edukasi.

Adapun Januari 2019 akan diadakan 19 dan 31 di BEI Bengkulu, Jl. Jendral Sudirman nomor 219C, Pintu Batu Kota Bengkulu. Berlangsung hanya 1 hari selama 5-6 jam.

Dengan berinvestasi di Pasar Modal, maka masyarakat dapat memiliki passive income, pendapatan di luar dari pekerjaan rutin. Menabung saham sejak dini, agar dapat terus tumbuh kembang yang akan dipetik di masa depan. [Nurhas]