PedomanBengkulu.com, Seluma – Pasca terkait adanya dugaan pungli bantuan tenaga surya yang dilakukan oknum kades Desa Suban An. Neri, pada Rabu siang (09/1/2019) penuhi panggilan sat reskrim Polres Seluma pukul 14.00 wib.

Kedatangan Neri saat ini baru sebatas saksi terkait kasus dugaan pungli bantuan nawacita 2018. Kedatangan Neri juga bersama keempat saksi lainnya.

Pemeriksaan terhadap Neri berlangsung selama kurang lebih 5 jam, dan sat reskrim Polres Seluma menanyakan beberapa pertanyaan terkait adanya dugaan pungli bantuan pemerintah berupa tenaga surya.

Saat dimintai keterangan usai pemeriksaan oleh sat reskrim Polres Seluma, Neri menjelaskan, kedatangannya hanya pengklarifikasian saja terkait alur bantuan nawacita 2018 kemarin.

“Hanya untuk klarifikasi saja,” singkat Neri.

Selaku Kapolres Seluma, AKBP I Nyoman Mertadhana S,ik melalui kasat Reskrim Polres Seluma AKP. Riskha Fadillah SH.S.ik mengatakan, penyidikan masih terus berlanjut, dan belum tahu kapan waktunya.

“Ada asap tak mungkin ada apinya,” kata Riskha. [Wahyu]