Ustaz Ibnuhajar Basalamah saat memberikan tausiah di Masjid Agung At-Taqwa Kelurahan Anggut Atas, Sabtu (5/1/2019).

Setiap manusia pasti ingin sukses dalam hidupnya, baik dalam pekerjaan, maupun dalam bidang-bidang kehidupan lainnya.

Dalam ceramah usai Magrib berjamaah di Masjid Agung At-Taqwa, Sabtu (5/1/2019), Ustaz Ibnuhajar Asshidqi Basalamah memberikan pesan mengenai amalan yang pasti membuat setiap manusia sukses.

“Ada satu surat dalam Al-Quran yang sebut kita akan sukses kalau amalkan ini. Para ulama jadikan surat ini penutup khutbah pertama salat Jumat. Yaitu surat Al-‘Ashr. ‘Ashr ini adalah waktu petang. Salat Asar dalam Islam¬†waktu paling penting. Ulama bilang kiamat terjadi hari Jumat pas Asar. Asar ini waktu Nabi Adam alaihi salam diciptakan. Asar ini siapa yang tinggalkan salat, maka seluruh pahala amalannya terhapus,” kata Ustaz Ibnuhajar.

Ia memaparkan, pada surat Al-‘Ashr tersebut Allah subhanahu wa ta’ala¬†bersumpah demi waktu Asar bahwa sesungguhnya manusia dalam keadaan rugi bila tidak punya iman atau keyakinan kepada-Nya.

“Orang kaya, orang cantik, orang tampan, orang jelek, orang berpangkat, rugi kalau tidak punya iman. Hidupnya tidak akan pernah sukses, mulia dan bahagia. Kalau ada yang merasa bisa sukses, mulia dan bahagia tanpa iman, itu hanya fatamorgana, tipuan setan aja,” jelasnya.

Orang beriman yang pasti sukses, mulia dan bahagia, Ustaz Ibnuhajar melanjutkan, memiliki ciri-ciri yang bisa dilihat dalam kehidupannya. Diantaranya adalah percaya kepada akhirat.

“Orang percaya kiamat nggak mau makmurkan masjid, itu orang sedang berbohong. Tuhan nggak akan percaya dengan orang seperti ini. Orang beriman sama tetangganya saling memuliakan.

Orang yang percaya akhirat pasti selalu berkata jujur atau dia akan diam. Dan perkataan yang paling berkualitas bagi orang beriman adalah mengajak dekat kepada Allah,” tukasnya.

Ia pun mengajak kepada ratusan pemudi dan pemuda yang hadir saat itu untuk memiliki iman sebagaimana iman para sahabat serta ikut serta dalam dakwah agar mencapai kesuksesan, kemuliaan dan kebahagiaan hidup di dunia yang sementara dan di akhirat yang selama-lamanya sebagaimana telah sejarah buktikan melalui kehidupan para Nabi, Rasul dan wali-wali Allah.

“Tidak ada iman tanpa disertai amal saleh. Dan tidak ada amal saleh yang diterima bila tidak disertai iman. Iman ini ada dalam hati. Untuk itu ajak saudara-saudara kita untuk taat dengan hati. Saudara seiman tidak pernah menyakiti saudaranya. Tidak pernah mengkafirkan atau membid’ahkan saudaranya. Jangan sakiti saudara seiman. Saling menasehatilah dalam kesabaran,” demikian Ustaz Ibnuhajar.

Usai menggelar salat Isya berjamaah, ratusan pemudi dan pemuda ini mengikuti sesi tanya jawab, makan senampan untuk menyatukan hati, serta menggelar salat sunnah tasbih. Rangkaian acara berlanjut dengan itikaf hingga Subuh berjamaah dan sarapan bersama besok, Minggu (6/1/2019). [Sulaeman]