Dukungan negara nampak nyata dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya. Hal ini dibuktikan dengan pemberian jaminan sosial kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Kemudahan inilah yang juga dinikmati oleh Anwar (57). Seorang peserta JKN-KIS yang tergabung dalam kategori Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan melalui APBN. Berprofesi sebagai seorang kuli bangunan di Kota Curup, Anwar mengaku bersyukur sekali bisa didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS.

“Kalau nggak ada JKN-KIS ini nggak tau lagi mau gimana. Untuk kebutuhan sehari-hari saja sudah ngos-ngosan, sudah susah, tidak terpikirkan lagi kalau sakit mau gimana. Sudah pasrah saja,” ujar Anwar ketika ditemui sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Curup, Kamis (24/01).

Anwar harus dirawat di RSUD Curup dikarenakan menderita alergi yang cukup parah pada kulitnya.

“Awalnya pulang dari bangunan seperti biasa. Sudah mandi tapi terasa gatal di semua badan. Tapi kali ini gatalnya terasa lebih parah dan juga panas sekali. Coba dikasih obat gatal makin parah. Hingga besoknya kulit saya seperti melepuh dan bengkak. Langsung saya disuruh ke rumah sakit sama keluarga,” lanjutnya.

Anwar yang ditemui setelah 4 hari menjalani perawatan, mengakui kulitnya sudah mengalami perkembangan yang sangat baik walau masih ditemui bekas kulit yang terkelupas. Juga di beberapa bagian tubuhnya terdapat bekas luka yang sudah membaik. Luka tersebut berasal dari garukan yang terlalu keras hingga kulitnya terluka. Dia mengakui bahwa kulitnya sangat gatal hingga tidak tahan kalau tidak digaruk. Saat ini diakuinya bengkaknya sudah membaik.

“Ini sudah baikan. Lukanya sudah kering. Kulit yang mengelupas juga tinggal sedikit lagi. Bengkaknya juga sudah kempes. Semoga beberapa hari lagi sudah baik. Jadi bisa pulang dan bisa kerja lagi. Mau gimana lagi. Dapur harus tetap ngepul,” ujarnya sambil tersenyum.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang sudah peduli terhadap nasibnya dan banyak masyarakat lain di luar sana yang sama membutuhkan juga seperti dirinya.

“Terima kasih untuk Pemerintah. Terima kasih juga BPJS Kesehatan. Saya sungguh bersyukur masih diperhatikan oleh negara,” ucapnya. [Rls/Nurhas]