Pedomanbengkulu.com, Seluma – Erlan Suandi Kepala dinas Perumahan Rakyat (perkim) kabupaten seluma sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan sejumlah kepala desa yang mendapatkan kendaraan mobnas roda empat yang memang diperuntukan untuk desa. Hal tersebut terpampang di halaman kantor dinas perkim, beberpa unit kendaraan yang tidak terawat.

Disamping itu, beberapa kendaraan yang ditarik juga berkaitan dengan pajak maupun kir kendaraan yang mangkir untuk membayar kewajibannya.

Saat dikonfirmasi pada kamis pagi (24/1/2019) pukul 10.00 wib, Erlan Suandi mengatakan, mobnas tersebut jangan hanya mau pakainya saja.

“Ya jangan cuma mau makai dan isi bensin saja, onderdil dan perawatan juga harus dilakukan,” kata Erlan.

Erlan juga menambahkan dengan adanya bumdes tiap desa yang ada di kabupaten Seluma, dapat menambah pemasukan kas guna perawatan kendaraan mobnas yang digunakan tiap kades.

Sementara itu, saat ini pihaknya baru menerima tiga kendaraan mobnas yang sudah tak layak pakai lagi, dari tiga kendaraan tersebut dalam keadaan tidak wajar lagi.

“Untuk setiap kades yang diberikan kendaraan dinas, terutama yang mendapatkan kendaraan roda empat harus dirawat sesuai dengan amanah,” ujar Erlan.

Lanjutnya untuk saat ini baru ada tiga kepala desa yang mengembalikan mobnas, yakni kades Pematang Riding tidak bersedia mengganti plat kuning, kades Gunung Mesir dengan keadaan mobil rusak berat, serta LubukĀ Ngantungan Talo.

“Mobil rusak jangan minta ganti, namun perawatan dengan penghasilan bumdes dari tiap-tiap desa,” kata Erlan.

Ia berharap, untuk semua pemegang mobnas harus menjaga perawatan kendaraan sesuai prosedur.

“Pokoknya semua mobnas jangan disalahgunakan hingga kondisi yang sangat memprihatinkan,” tegasĀ Erlan. [Wahyu70]