Tersangka penggelapan motor tampak menghadap pintu saat ekspose atas kasusnya.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Satuan Anggota Buru Sergap (Buser) Kepolisian Sektor (Polsek) Ratu Agung Kota Bengkulu menangkap remaja inisial R (16) lantaran diduga melakukan tindak pidana penggelapan sepeda motor milik Andika dikawasan Jalan Sutoyo Kelurahan Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu, Jumat (29/1/2019).

Kapolres Kota Bengkulu AKBP Prianggodo Heru melalui Kapolsek Ratu Agung Iptu Todorio Tambunan, Senin (29/1/2019) menerangkan tersangka R yang masih dibawah umur tersebut diduga menggelapkan sepeda motor korban jenis CB R 150 bersama Y yang saat ini masih diburu petugas.

Kejadian tersebut bermula saat tersangka R mengantar korban kerumah sakit karena anak korban dalam keadaan sakit. Kemudian sekira pukul 24.WIB pelaku Y menemui tersangka R dan mengajak tersangka R untuk mengambil sepeda motor korban yang saat itu diparkirkan didalam rumah korban.

Setelah itu, R mengambil kunci kontak motor korban diatas meja kemudian R pergi ke ruang dapur untuk minum, saat itu juga pelaku Y masuk kedalam rumah korban dan mengambil satu unit HP Samsung J2 yang saat tu sedang di cas kemudian memasukkannya kedalam kantong celana.

Selanjutnya Y menunggu tersangka R mengeluarkan sepeda motor korban secara pelan pelan. Setelah berhasil keduanya langsung membawa sepeda motor tersebut ke Kabupaten Kepahiang.

“Setelah sampai ke Kabupaten Kepahiang pelaku menawarkan sepeda motor tersebut seharga 10 juta kepada rekan Y. Namun rekan Y menawar sepeda motor tersebut seharga 7 juta rupiah sehingga sepeda motor tersebut tidak jadi dijual,” terang Kapolsek.

Setelah itu, kata Kapolsek, tersangka membawa sepeda motor tersebut kembali ke Kota Bengkulu kemudian membawanya ke Kabupaten Muko Muko. Sesampainya di Kabupaten Bengkulu Utara tepatnya di Tugu Polwan tersangka R dan Y berpisah. Tersangka R membawa sepeda motor korban sementara Y membawa HP Samsung J2.

“Kemudian setelah mendapatkan laporan dari korban kita langsung melakukan kordinasi dengan Polres jajaran dan laporan korban terjawab pelaku diamankan bersama barang bukti sepeda motor oleh Polres Muko Muko. Jadi kita ucapka terimakasih kepada rekan rekan Polres Muko Muko yang melakukan pencegatan sehingga membatasi korban untuk kabur,” ucap Kapolsek.

Tersangka ini, lanjut Kapolsek, melakukan dugaan penggelapan secara bersama sama dengan saudara kandungnya yaitu Y yang masih dalam pengejaran.

“Pelaku Y ini mempengaruhi R untuk mengambil motor korban. Tersangka disangkakan melakukan dugaan pencurian dan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dan atau 372 KUHP ancaman penurian dengan pidana 7 tahun, sementara untuk penggelapan pidana 4 tahun,” jelas Kapolsek. [Ardiyanto]