PedomanBengkulu.com, Seluma – Pasca terjadinya duel sengit warga Selingsingan kecamatan Seluma Utara dengan beruang madu pada Sabtu (6/1/2019) kemarin, BKSDA seksi wilayah 2 kabupaten Seluma memasang perangkap besi di areal TKP kebun karet milik Ridwan (40) korban beruang madu kemarin.

Pemasangan perangkap besi dilakukan atas permintaan perangkat desa serta mengingat konflik manusia dengan beruang madu masih sangat tinggi di kabupaten Seluma.

Sementara itu, Darwis Saragi selaku kepala BKSDA seksi wilayah 2 kabupaten Seluma saat dikonfirmasi mengenai pemasangan perangkap besi pada Rabu (09/1/2019) menerangkan
pemasangan perangkap besi ini guna penyelamatan kelangsungan beruang madu yang sering terjadi konflik dengan manusia agar tidak terjadi seperti kemarin, terang Darwis.

“Dengan pemasangan perangkap ini, bisa menjaga keselamatan beruang madu dan warga bisa beraktifitas seperti biasanya,” kata Darwis, Rabu (09/1/2019).

Beruang madu merupakan hewan langka yang dilindungi, mengingat saat ini jumlahnya yang tidak banyak lagi.

“Jika nanti beruang madu sudah dapat, akan kita karantina dahulu, setelah itu kita observasi hutan mana yang tepat dan aman bagi beruang tersebut,” ujarnya.

Selain itu dengan pemasangan perangkap besi ini agar masyarakat dapat kembali beraktivitas, terutama bagi yang berkebun. [Wahyu]