Pedomanbengkulu.com, SELUMA – Nama Apdian Utama, SE mungkin belum begitu populer di kancah politik Kabupaten Seluma. Namun bagi kalangan aktifis dan jurnalis, tentunya nama beliau ini tidak begitu asing lagi.

Pada Pemilu 2019 ini, pria kelahiran Desa Talang Sali, 18 Juli 1987 ini maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Seluma di Daerah Pemilihan 1 (Dapil 1) dari Partai Amanat Nasional (PAN) nomor urut 6.

Mewujudkan lembaga DPRD yang bersih merupakan salah satu perjuangan Apdian Utama jika ditakdirkan menjadi anggota DPRD Seluma. Karena menurut Apdian, saat ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga DPRD sangat rendah. Sehingga marwah dan ‘khittah’ DPRD harus dikembalikan sesuai dengan fungsinya.

“Tiga fungsi utama DPRD yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran dan pengawasan. Ketiga fungsi ini belum berjalan dengan maksimal,” jelas Apdian.

Untuk mewujudkan lembaga DPRD Seluma yang bersih dan bermartabat tentu fungsi yang harus diperkuat adalah pengawasan.

Menurutnya, bukan hanya kalangan eksekutif seperti Bupati, Dinas dan jajarannya saja yang perlu diawasi dengan ketat. Namun lembaga DPRD juga harus diawasi.

Bagaimana mau mengawasi pihak lain, jika seandainya di dalam lembaga DPRD saja masih bobrok.

Untuk itu, jika ditakdirkan menjadi anggota DPRD Seluma, Apdian memiliki komitmen yang kuat untuk menjadi pengawas internal di lembaga DPRD Seluma.

“Jika ditemukan ada bau korupsi, ada indikasi menyimpang di DPRD, main proyek, minta fee proyek, meras dinas, perjalanan dinas fiktif, dan lain sebagainya, saya yang pertama kali akan melapor ke aparat hukum. Saya siap memenjarakan oknum itu. Meskipun itu sesama anggota dewan,” tegas Apdian, bersemangat.

Bukan hanya berlaku bagi anggota dewan lainnya, jika ditakdirkan mewakili masyarakat Dapil I Seluma, mantan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu ini juga siap ‘masuk penjara’ jika dirinya menyimpang dari aturan.

“Kalau korupsi, saya siap dipenjara dan saya juga siap memenjarakan orang lain yang menyalahgunakan kekuasaan,” pungkas alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Ekonomi UNIB ini. [MS]