Pedomanbengkulu.com, Bengkulu — Balai Pelatihan Kerja (BLK) Kota Bengkulu menyeleksi para pendaftar peserta pelatihan kerja. Puluhan peserta tersebut dalam tahap megikuti tes tertulis dan wawancara di Kantor UPTD BLK, Senin (11/2/2019).

Dalam hal ini, Supriadi, ST, Instruktur dan pengelola kegiatan pelatihan, Senin (11/2/2019) mengatakan untuk pendaftaran penerimaan peserta gelombang pertama sudah ditutup dan pelatihannya mulai tanggal 13 Februari 2019 dengan ketentuan maksimal 32 kali pertemuan dan minimal 20 kali pertemuan, sesuai kelas dan jurusan masing-masing.

Sementara untuk hari ini Senin (11/2/2019) peserta mengikuti tes tertulis dan wawancara. Jumlah keseluruhan peserta belum direkap, namun mereka diwajibkan hadir 15 menit sebelum tes dimulai dengan pakaian bebas dan sopan. Sebelum memulai kegiatan tes, semua peserta yang ingin mengikuti pelatihan kerja dikumpulkan di depan halaman UPTD BLK untuk membagi kelas sesuai minat dan jurusan masing-masing peserta, yang dibagi oleh Oka Tri Ajinata.ST selaku penanggung jawab dan Kasi kegiatan pelatihan kerja.

“Setiap katagori masing-masing jurusan berjumlah 16 orang peserta dalam satu kelas, karena jumlah peserta melebihi kapasitas maka diadakan seleksi.
Harapan kami masyarakat khususnya Bengkulu terbantu untuk menambah skill dan mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan,” terang Supriadi.

Dalam pelatihan ini terdapat 18 jurusan yang bisa dipilih oleh peserta sesuai keinginannya diantaranya jurusan Bahasa inggris, Bahasa jepang, Sekretaris, Mekanik junior mobil, Mekanik junior sepeda motor, Juru Las, Tata rias, Audio-video, Furniture kayu, Instalasi penerangan, Bassic office, Listrik, Menjahit, Pengelola hasil pertanian, Juru las, Operator mesin bubut, Tekhnik Pendingin,Technical support, Design Grapich.

“Dalam pelatihan ini kami memprioritaskan untuk anak-anak yang tamat SMA, yang sesuai visi kami, yaitu terciptanya kompetensi penyerapan dan daya saing tenaga kerja di pasar kerja,” jelas Supriadi.

Dalam kegiatan pelatihan ini gratis untuk umum karena pembiayaan pelatihan sudah di anggarkan dari dana APBN dan APBD.
[Tri Purnama Sari]