Para peserta Masip tampak khusyuk mendengarkan ceramah subuh Ustaz Abdul Hamid di Masjid SMK IT Arsitek Kota Bengkulu, Sabtu (16/2/2019).

Malam Silaturahmi Pemuda (Masip) sukses digelar Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK IT) Arsitek Kota Bengkulu sejak Jumat 15 Februari 2019 dan berakhir pagi ini, Sabtu (16/2/2019).

Ratusan pemuda dan pemudi dari SMP, SMA dan sejumlah organisasi kepemudaan di Kota Bengkulu memenuhi masjid sekolah yang terletak di Jalan WR Supratman RT 7 Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu tersebut.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Kepala SMK IT Arsitek Kota Bengkulu Riwansyah. Ustaz Faishol, Ustaz Makruf, dan Ustaz Abdul Hamid bertindak selaku motivator dalam kegiatan ini. Ketiganya memberikan pandangan luas mengenai pentingnya iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang dimanifestasikan melalui amal saleh.

Seluruh kegiatan Masip seperti muzakarah adab-adab keseharian Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, salat berjamaah, tahajud, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang mengarahkan para pelajar untuk taat dalam amal agama berjalan khidmat dan lancar.

Salah satu peserta kegiatan ini, Rio Rinaldi, mengatakan, kegiatan perdana yang digelar SMK IT Arsitek Kota Bengkulu ini sangat menarik.

“Suasananya malam hingga pagi ini kita terasa sangat dekat kepada Allah,” kata pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Keberbakatan Olahraga (SKO) Bengkulu itu kepada Pedoman Bengkulu.

Ia berharap Pemerintah dapat memperbaiki infrastruktur jalan di kawasan SMK IT Arsitek Kota Bengkulu agar mudah dijangkau oleh khalayak luas.

“Kalau jalannya bagus aku bisa betah untuk itikaf meski harus sampai 3 hari,” ujar siswa yang duduk di bangku Kelas X ini.

Senada disampaikan Ahmad Fauzi, mahasiswa IAIN Bengkulu. Ia merasa terkesan dengan suasana keakraban dan semangat persaudaraan yang terbangun dalam kegiatan Masip.

“Hendaknya kegiatan seperti ini dilakukan secara terus menerus. Saya sangat terkesan di bagian ceramah. Kata-kata yang disampaikan ustaz seakan-akan membuat saya rindu untuk selalu menyembah Allah,” ujar mahasiswa jurusan Fakultas Pendidikan Agama Islam itu.

Sementara Ketua Panitia kegiatan ini, Wawan Julian, mengutarakan ungkapan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah ikut serta mensukseskan kegiatan ini.

“Semoga Allah balas dengan limpahan karunia dan rahmat. Begitu banyak pertolongan Allah yang tak terduga dari hamba-hamba saleh yang menjelang hari pelaksanaan datang memberikan bantuan untuk suksesnya kegiatan ini,” kata Wawan.

Pria yang sehari-hari menghabiskan waktunya untuk berdakwah ini menambahkan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Apa yang kurang akan kami evaluasi untuk kesempurnaan kegiatan yang sama di kemudian hari. Mudah-mudahan bisa menjadi asbab hidayah bagi Bengkulu khususnya dan seluruh alam pada umumnya,” demikian Wawan Julian.

Menyajikan panorama alam yang mempesona dari masjidnya, ratusan peserta memanfaatkan waktu luangnya untuk berswafoto dari teras belakang masjid.

Kegiatan ini juga diarahkan sebagai persiapan menuju gerakan 300 ribu pemuda hijrah dengan tujuan mengajak seluruh umat Islam agar laki-laki dewasa melaksanakan salat berjamaah tepat waktu di masjid, perempuan dewasa dapat menutup auratnya, anak-anak menjadi penghafal dan pengamal Al-Qur’an.

Acara 300 ribu pemuda hijrah akan digelar pada 17 Maret 2019 saat puncak Hari Ulang Tahun Kota Bengkulu ke-300 yang sekaligus menjadi wahana Musyawarah Nasional (Munas) pertama Gerakan Memakmurkan Satu Juta Masjid (Gemasajid) yang berpusat di Masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu. [Medi Muamar]