PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Mengigat banyaknya kasus dan tingginya jumlah anak didik di Lembaga Pembinaan Kasus Anak (LPKA) wilayah Sumatera khususnya Bengkulu. Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Bengkulu, menggelar seminar yang dikuti 93 peserta dengan mengusung tema “Penerapan Diversi Terhadap Anak Yang Bermasalah Dengan Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana tahun 2019” di Hotel Santika, Selasa (12/2/2019).

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Ilham Djaya,  mengatakan seminar ini bertujuan agar terwujudnya penanganan anak berhadapan dengan hukum melalui restorative justice, memperkuat fungsi pemasyarakatan dalam penanganan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

“Selain itu, agar terciptanya koordinasi yang baik dengan pihak terkait, dalam penanganan anak berhadapan dengan hukum, memperjelas tentang penanganan terhadap anak berhadapan terhadap hukum di Provinsi Bengkulu, memperkuat peran masyarakat dalam penanganan anak berhadapan dengan hukum,” kata Gunawan Sutrisnadi.

Berdasarkan data LPKA pada 2017 kasus perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh anak sebanyak 145. Sementara penanganan kasus anak pada 2018 sebanyak 116.

Seminar yang diikuti 93 peserta terkait penerapan diversi terhadap anak yang bermasalah dengan hukum dalam sistem peradilan pidana tahun 2019 ini terdiri dari instansi berbagai istansi, untuk istansi pemerintah berjumlah 11 orang, instansi penegak hukum berjumlah 22 orang, akademisi berjumlah 4 orang, lembaga sosial masyarakat berjumlah 7 orang, pejabat fungsional tertentu pembimbing kemasyarakatan jajaran pemasyarakatan wilayah Bengkulu berjumlah 49 orang.

Pantauan PedomanBengkulu.com, seminar ini dihadiri beberapa narasumber yaitu Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak, Direkotorat Jendral Kemasyarakatan Kementrian Hukum dan Ham RI, Pakar Hukum Pidana Dr.Drs. Helvis, SH, MH sebagai dosen dari fakultas hukum Universitas Esa Unggul Jakarta, Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo, Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bengkulu.[Tri Purnama Sari]