Reses untuk masa sidang 1 di Desa Tanjung Anom, Minggu (24/2/2019).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara Yanto dari fraksi Golkar menggelar reses untuk masa sidang 1 di Desa Tanjung Anom, Minggu (24/2/2019).

Dalam reses tersebut Yanto mengungkapkan bahwa bidang infrastruktur menjadi usulan mayoritas masyarakat.

“Dari hasil kegiatan reses yang sudah saya dilakukan, bidang pembangunan infrastruktur masih menjadi usulan yang mayoritas masyarakat sampaikan pada wakil rakyat, baik pembangunan jalan, drainase atau irigasi, perawatan jalan dan penerangan,” kata Yanto.

Selain infrastruktur, bidang lainnya juga mendapatkan perhatian dari warga. Untuk bidang pemerintahan, masyarakat meminta adanya perbaikan kualitas layanan administrasi dasar bidang kependudukan. Bidang kesehatan dan bidang pendidikan juga menjadi masukan masyarakat agar pelayanan yang diberikan lebih maksimal.

Yanto berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk memanfaatkan secara maksimal kegiatan reses sebagai bagian menyerap aspirasi masyarakat di daerah pilihan karena dengan bertemu dengan para konsituen serta berdialog langsung dapat mengetahui masalah di masyarakat.

“Masa reses ini merupakan kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang. Melalui reses anggota saya bisa menjumpai konstituen di daerahnya,” kata Yanto.

Ia mengungkapkan, kegiatan reses itu bertujuan untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis pada konstituen di dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

“Reses sangat penting dilaksanakan, karena hasil reses anggota DPRD akan dituangkan dalam bentuk pokok-pokok pikiran DPRD dan diserahkan langsung pada Bupati melalui Bappeda Kabupaten Bengkulu Utara sebagai bahan masukan awal penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2020,” kata dia. [Evi Kusnandar/Adv]

Masyarakat tampak antusias mengikuti reses ini.
Masyarakat menyampaikan usulan-usulan.
Tanggapan atas berbagai persoalan yang dikeluhkan oleh warga masyarakat.
Reses ini berjalan dengan lancar dan kondusif.