Pedomanbengkulu.com, Seluma – Ulil Umidi S.Sos M.Si Selaku Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Seluma sangat menyayangkan terbangkalainya beberapa aset daerah yang sengaja dibangun, namun tidak digunakan sebagai mana fungsinya.

Disamping itu, aset daerah yang terbengkalai kerap kali sengaja disalahgunakan untuk perbuatan mesum, seperti digedung eks BP4K yang berada diDesa Ampar Gading, Keluharan Lubuk Lintang Kabupaten Seluma yang senin siang kemari (11/2/2019) pukul 14.00 wib ludes terbakar oleh OTD (orang tak dikenal).

“Saya sangat menyayangkan aset daerah yang terbengkalai hingga ditumbuhi semak belukar, walaupun kemarin intruksi dari pak Ketua DPRD Kabupaten Seluma untuk membersihkan semak tersebut, namun jarak satu minggu sudah ludes terbakar,” jelas Ulil saat dikonfirmasi pada selasa pagi (12/2/2019) pukul 10.00 wib.

Disampaikan juga, bahwa penelantaran aset daerah tersebut juga termasuk pembuangan keuangan daerah sendiri.

“Jika tidak dipakai lagi, serahkan kepada pihak yang membutuhkan, agar aset tersebut tampak hidup, seperti Koni, PMI, dan lainnya,” tambah Ulil.

Sementara itu, terpisah Okti Fitriani S.Pd M.Si selaku Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Seluma saat diKonfirmasi pada selasa siang (12/2/2019) pukul 11.00 wib mengatakan bahwa pihaknya juga menyayangkan beberapa aset daerah yang terbengkalai.

“Seperti kita ketahui, aset daerah terbengkalai bisa kita kelola, misalnya kita berikan kepada lembaga yang membutuhkan tempat agar bisa dirawat. Ya seperti Baznas, mereka punya peran penting kepada masyarakat,” kata Okti.

Disamping itu pula, pihaknya berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma untuk mendata aset berupa gedung yang sudah tidak digunakan kembali agar tidak salahgunakan oleh oknum tidak bertangung jawab.

“Ya itu harapan saya, agar gedung milik pemda dapat difungsikan kembali, untuk mengindari kejadian seperti kemarin lagi, ya terbakar, menjadi sarang mesum, dan sebagainya.” pungkas Okti. [Wahyu70]