PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Ribuan pendukung Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri kedatangan sang pembawa obor perubahan tersebut di Hotel Kemuning Mercusuar Bengkulu Pantai Panjang, Kamis (14/3/2019).

Pendukung dari berbagai macam daerah ini, yaitu salah satunya ‘Emak-emak’ Prabowo-Sandi (ProSan) Bengkulu selalu setia memeriahkan disetiap kampanye Prabowo-Sandi dimanapun seluruh Nusantara.

Terlihat diacara tersebut, antusias Emak-emak memadati lokasi kampanye dan pidato kebangsaan prabowo di Hotel Kemuning Mercesiuar. Enam puluh persen peserta kampanye Prabowo adalah emak-emak.

Baca juga : Bantuan Emak-emak ProSan dan Wali SDIT Al-Marjan Bengkulu Disalurkan untuk Korban Bencana Sulteng

Prabowo yang tiba di Bengkulu dari Provinsi Jambi pukul 15.30 WIB langsung menuju lokasi. Sebelum kedatanganya tak terlepas dari teriakan dan mengakat tangan menunjukan simbol dua jari mengiringi hampir setiap pidatonya.

“Saya pahami semangat saudara sangat luarbiasa, sampai-sampai saya masuk tadi ditarik-tarik, namun saya ucapkan terimakasih,” ucap Prabowo.

Sambung dalam pidato tersebut, penentuan presiden dan wakil presiden tinggal beberapa hari lagi. Prabowo mengajak seluruh pendukung untuk tetap semangat dan menjaga setiap TPS dimana mereka memilih.

“Saudara tetap semangat, pemilihan tinggal berapa hari lagi. Kita harus menjaga jangan sampai ada setan-setan atau anak kecil juga ikut memilih nanti,” terangnya.

Selesai melakukan pidato kebangsaan, Prabowo langsung berangkat ke Jakarta.

“Saya pamit tidak bisa lama-lama, karena sehari saya harus tiga sampai empat lokasi yang saya datangi, habis ini saya harus ke Jakarta, karena masih ada acara yg saya harus datangi,” tutup Prabowo.

Lihat juga : Emak-emak Prabowo-Sandi Berbagi dengan Nelayan dan Pemulung

Ketua Emak-emak ProSan Bengkulu, Hj Asmiar Amir, mengatakan, besarnya antusiasme “Emak-emak” yang ikut dalam kegiatan ini, membuktikan bahwa dukungan terhadap calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk memimpin Indonesia kian membesar.

“Emak-emak ingin perubahan. Emak-emak ingin Indonesia baru yang adil dan makmur. Emak-emak sudah merasa cukup lelah dengan kehidupan yang susah sekarang dan bertekad untuk memilih presiden dan wakil presiden baru pada 17 April 2019 nanti,” demikian tegas Hj Asmiar Amir dengan semangat berapi-api. [Efri]