Ustaz Saeed Kamyabi saat memberikan tausiah dalam acara Ngopi Manis Mama di Masjid Jamiatul Mukhlisin Desa Kembang Seri Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (9/3/2019).

Jamaah Gerakan Memakmurkan Satu Juta Masjid di Indonesia (Gemasajid) mengundang seluruh pengurus masjid seperti imam, khatib, bilal, gharim dan Remaja Islam Masjid (Risma) se Kabupaten Bengkulu Tengah untuk mengikuti program Ngopi Manis Mama (ngobrol perkara iman, mantap istiqomah makmurkan masjid).

Acara Ngopi Manis Mama ini diselenggarakan di Masjid Jamiatul Mukhlisin Desa Kembang Seri Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (9/3/2019).

Diawali dengan salat magrib berjamaah, tausiah mengenai upaya memakmurkan masjid disampaikan oleh Inisiator Gemasajid, Ustaz Saeed Kamyabi.

“Di masjid harus ada makanan. Kenapa preman betah di pasar, karena ada makanan di pasar. Kalau di masjid ada makan-makan, masjid kita insyaAllah makmur. Tidak perlu yang mahal, bahkan kalau bisa makanan yang kita sajikan tanam sendiri di kawasan masjid seperti singkong,” kata Ustaz Saeed menjelaskan.

Selanjutnya Ustaz Saeed memberikan motivasi kepada para pengurus masjid yang hadir untuk berupaya menghadirkan 100 persen lelaki balig salat berjamaah lima waktu di masjid masing-masing.

Ia juga menganjurkan tentang pentingnya upaya untuk menghidupkan empat amal Masjid Nabawi selama 24 jam dalam sehari seperti dakwah ilallah, ta’lim wa ta’allum, zikir ibadah dan khidmat. Khidmat adalah pelayanan umat dimana makan-makan adalah salah satu diantara bentuk kongkritnya.

“Para sahabat di zaman Rasulullah ketika lapar mereka bergerak ke masjid,” ungkap Ustaz Saeed Kamyabi.

Tokoh masyarakat Desa Kembang Seri, Muktar Basri, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jamaah Gemasajid yang telah menggelar kegiatan Ngopi Manis Mama ini.

“Semoga hal ini mendatangkan kebaikan bagi kampung kami dan menjadikan motivasi bagi kami untuk memakmurkan seluruh masjid-masjid yang ada di kawasan kami. Semoga acara ini bisa berkelanjutan,” ujarnya.

Usai salat isya’ berjamaah, para tamu undangan yang hadir menyantap makanan ala Kamboja dan dilanjutkan dengan iktikaf hingga subuh berjamaah.

Acara ini juga dihelat untuk mensukseskan Jambore 300 Ribu Pemuda Hijrah yang akan digelar pada puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bengkulu ke-300 di Masjid Agung At-Taqwa sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan Bengkulu sebagai Kota Hidayah. [Medi Muammar]