Survei di salah satu objek wisata Cemoro Sewu yang berada di Desa Kunkai Baru Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, Rabu (13/3/2019).

PedomanBengkulu.com, Seluma
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Seluma, Hendarsyah S.Ip MT didamping oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Secara Elektronik serta Kasi Jaringan dan Infrastruktur melakukan survei di salah satu objek wisata Cemoro Sewu yang berada di Desa Kunkai Baru Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma.

Dalam surveinya tersebut, guna memberikan program bantuan berupa internet gratis dari Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu, yang diperuntukan untuk warga dan juga pengunjung.

“Benar akan dilakukan pemasangan internet gratis bagi warga, namun hari ini baru dilakukan survei saja, disamping itu juga kita melihat potensi-potensi wisata di Desa Kungkai Baru cukup menjanjikan. Bisa saja setelah dipasang internet gratis dapat menambah daya tarik wisatawan, baik dari dalam, maupun luar Kabupaten Seluma,” kata Hendarsyah, Rabu (13/3/2019).

Sementara itu, disampaikan pula pihaknya sudah melihat potensi wisata di Desa Kunkai Baru dibeberapa media sosial yang memposting keindahan Cemoro Sewu tersebut, serta terdapat muara yang berdekatan langsung dengan bibir pantai.

“Mendapati informasi dari warga dan pemerintah desa, setiap hari libur sudah pasti banyak pengunjung yang datang ke Cemoro Sewu tersebut, ditambah saat libur lebaran, sedangkan pemasangan internet tersebut berkapasitas 50 mbps,” tambah Hendarsyah.

Selain adanya pemasangan internet gratis, pihaknya juga menyampaikan bahwa saat ini status objek wisata Cemoro Sewu dari Cagar Alam berubah menjadi Taman Wisata Alam (TWA), serta Desa Kunkai Baru juga mengharapkan adanya peraturan daerah mengenai regulasi objek wisata tersebut.

“Statusnya sudah berubah menjadi Taman Wisata Alam, jadi pihak pemerintah desa sangat mengharapkan adanya perda tersebut, agar pengelolaan objek wisata tersebut dikelola oleh bumdes serta karang taruna, jika dikelola dengan baik maka akan mendongkrak pendapatan Desa Kunkai Baru tersebut,” pungkas Hendarsyah. [Wahyu]