Ilustrasi

PedomanBengkulu.com, Bengkulu
Beberapa hari lalu Anggota Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Bengkulu Selatan berhasil menangkap empat terduga pelaku rampok spesialis nasabah Bank di Jalan Jendral A. Yani Ibul Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa (19/3/2019) sekira pukul 13.15 WIB.

Teranyar, salah satu dari empat tersangka perampokan yakni Ahmad Rifai (22) warga Desa Masuji Kayu Agung, Provinsi Sumatera Selatan diduga meninggal dunia karena tersangka sempat diamuk massa ketika ditangkap. Akibatnya, tersangka mengalami luka benturan benda tumpul dikepala dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo melalui Kasat Reskrim AKP Enggarsah Alimbaldi saat dikonfirmasi Jumat (22/3/2019) membenarkan bahwa salah satu dari empat tersangka perampokan spesialis nasabah Bank yang ditangkap tersebut meninggal dunia. Tersangka sempat dirawat selama satu hari dua malam di RS Hasanudin Damrah.

“Meninggalnya tersangka dikarenakan terkena benturan benda tumpul di kepala, karena pada saat kejadian terangka sempat di keroyok massa. Beruntung petugas kita cepat datang dan menyelamatkan tersangka dari amukan massa. Meninggalnya tersangka tersebut pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas, jenazah sudah kita serahkan tadi siang di RS Manna yang diwakili ayah kandung dan istri tersangka,” kata Kasat.

Seperti diketahui sebelumya, penangkapan empat pelaku perampok yang salah satunya Almarhum Ahmad Rifai tersebut
bermula sekira pukul 08.15 WIB, Anggota Sat Reskrim, Sat Intel, dan gabungan Sat Sabhara di bawah Pimpinan Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mendapat informasi bahwasannya pemain nasabah bank sedang berada di wilayah hukum Bengkulu Selatan. Atas informasi tersebut Kasat Reskrim memberi arahan dan cara bertindak. Kemudian sekira pukul 13.15 WIB tim gabungan Polres berhasil mengamankan 1 orang laki – laki yang diduga mengambil uang didalam mobil sebesar 100 juta rupiah. Selanjutnya team gabungan melakukan penangkapan terduga pelaku lainnya di seputaran Jalan Jendral A. Yani dan di BRI Cabang Manna. Selanjutnya keempat pelaku diamankan dan dibawa ke Polres Bengkulu Selatan untuk dilakukan pengembangan.

Dari pengakuan yang diamankan bahwasannya pelaku telah menjalankan aksi di beberapa tempat diantaranya di depan Toko Ade 2 kerugian 100 juta rupiah, di depan Masjid Puyang sakti Manna kerugian 120 juta rupiah, di Desa Pino Raya kerugian 15 juta rupiah, dan di Pasar Panorama Bengkulu kerugian sebesar 100 juta rupiah,” kata Kasat. [Ardiyanto]