Sekda Provinsi Nopian Andusti ketika menghadiri kegiatan Seminar Peran dan Potensi Perempuan dalam Pelestarian TNKS untuk Peningkatan Kesejahteraan, Selasa (5/3/2019).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Hari ini Sekda Provinsi Nopian Andusti mengeluarkan jargonnya “Bengkulu Mencetak Sejarah Baru” ketika menghadiri kegiatan Seminar Peran dan Potensi Perempuan dalam Pelestarian TNKS untuk Peningkatan Kesejahteraan, Selasa (5/3/2019).

Kegiatan Seninar ini diselenggarakan di Alice Room Hotel Madelin 2, Jalan Kapuas Raya, Bengkulu.

Seminar ini dihadiri oleh Nopian Andusti selaku Sekda Provinsi, Tamen Sitorus selaku Kepala Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS),Syafnil selaku Ketua Prodi Fakultas Pertanian, Rita Wati Ketua KPPL maju Bersama, dan Beni Ardiansyah selaku Direktur WALHI.

Novian mengungkapkan kebahagiaanya dengan adanya Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) yang berasal dari Kabupaten Rejang Lebong.

“Pada hari ini tanggal 5 Maret 2019 saya dan kita semua pantas untuk merasa bahagia karena KPPL membuat sejarah baru dan membuat kelompok perempuan menjadi lebih maju dan ini patut dicontoh untuk kabupaten lainnya,” ungkap Nopian.

“Untuk itu saya berharap hal ini dapat dipertahankan dan dikembangkan dan saya sangat mendukung kegiatan ini,” tambah Nopian.

Kegiatan seminar ini juga diawali dengan dua agenda yaitu penandatanganan perjanjian kerjasama antara Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan KPPL Maju Bersama, kemudian penandatanganan perjanjian kerja sama antara Fakultas Pertanian UNIB dan KPPL Maju Bersama.

Penandatangan ini ditandatangani oleh Tamen Sitorus selaku Kepala TNKS, Syafnil yang mewakili Fakultas Pertanian UNIB, dan Rita Wati selaku Ketua KPPL Maju Bersama.

Hasil olahan yang dapat diolah oleh KPPL dari Bahan kecombrang yakni unji, yaitu minuman siap saji kecombrang, dodol kecombrang, dan wajik kecombrang.

Kemudian dari bahan tanaman Pakis yaitu stick pakis, juga ada minuman dari lebah madu.

Acara ini diakhiri dengan foto bersama, kemudian Sekda Provinsi diminta untuk mencicipi hasil olahan makanan yang dibuat oleh KPPL dan memberikan nama merk/label yang tepat untuk diperjualbelikan. [Tri Purnama Sari]