Wahyu Manuma Utama (WMU)

Pedomanbengkulu.com, Bengkulu –
Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah merupakan tantangan dalam menentukan arah pembangunan yang membutuhkan sinergi antara eksekutif dan legislatif guna mencapai tujuan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan oleh Caleg DPRD Kota Bengkulu Nomor Urut 6 Daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Teluk Segara, Sungai Serut dan Muara Bangkahulu dari Partai Amanat Nasional (PAN) Wahyu Manuma Utama (WMU), Jumat (15/3/2019).

Misalnya, persoalan anggaran APBD di Kota Bengkulu yang terbatas harus dikelola dengan baik dan maksimal. Sejalan dengan itu, anggota dewan harus fokus mengawasi sumber pendapatan daerah yang biasanya sering bocor di tengah jalan.

“Persoalan anggaran, APBD kita sangat terbatas sehingga dibutuhkan sinkronisasi dan koordinasi yang benar-benar klop antara DPRD dengan eksekutif. Minimnya anggaran Kota Bengkulu harus segera dicarikan solusi, saya kira ide pinjaman SMI itu sangat tepat karena itu dana segar yang bisa digunakan maksimal untuk membiayai sektor pembangunan di Kota Bengkulu,” kata WMU.

Karena itu, WMU menyarankan pemerintah untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai program prioritas di Kota Bengkulu.

“Solusi lain yang saya tawarkan apabila nanti diamanati rakyat, harus ada pengawasan intensif dari sektor penerimaan daerah. Maksud saya Pemkot harus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) itu satu-satunya sumber keuangan yang harus jadi prioritas. Anggota dewan harus fokus mengawasi sumber pendapatan daerah yang biasanya sering bocor di tengah jalan, sektor itu sama sekali belum terpantau. Salah satu fokus saya ke DPRD ingin meningkatkan pengawasan DPRD terhadap sumber pendapatan daerah,” ujarnya.

“Dan juga ke depan, saya akan fokus pada beberapa sektor yang mampu meningkatkan PAD secara signifikan, yang tentunya sektor yang saya sangat pahami, dan saya akan mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan sektor tersebut. Apa? Nanti ketika saya terpilih,” tandanya. [MS]