Anggota Komite I DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief saat menyampaikan paparan tentang Empat Pilar Kebangsaan.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Anggota Komite I DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di kalangan millenial, baru-baru ini.

Bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu, senator termuda Indonesia itu mengajak millenial untuk memperkuat demokrasi khususnya yang dilahirkan melalui proses reformasi.

Hal itu ia sampaikan ketika merespon pernyataan salah satu peserta bahwa reformasi telah membonsai kepentingan rakyat.

“Dalam kehidupan berdemokrasi, kita memang terus berusaha untuk melakukan penyempurnaan-penyempurnaan. Istilahnya kita masih mencari bentuk. Dulu presiden tidak punya batas kekuasaan, sekarang ada batasnya. Dulu daerah tidak boleh kelola uang sendiri sekarang boleh. Ini adalah proses dan proses ini terus mencari bentuk yang sempurna. Sekarang kita ada Pemilu serentak. Besok bisa jadi ini dievaluasi. Jadi sebenarnya bukan reformasinya yang salah, tapi upaya kita untuk mencari bentuk demokrasi yang sempurna pada era reformasi ini masih berlangsung,” kata Riri Damayanti.

Mengenai amandemen UUD 1945 kelima, anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI menyatakan, ketika hal itu tidak bertentangan dengan kepentingan rakyat yang lebih besar, maka ia setuju amandemen itu dilakukan.

“Amandemen kelima ini sebenarnya telah banyak mendapatkan dukungan dari tokoh-tokoh politik tingkat nasional. Saya setuju amandemen ini juga memasukkan ketentuan agar pasal-pasal yang ada direvisi, diedit, atau ditambahkan agar lebih jelas dan tegas menguntungkan rakyat Indonesia sesuai dengan situasi dan kondisi terkini,” ungkap Riri Damayanti.

Mengenai Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sendiri, Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menambahkan, hal itu merupakan warisan paling berharga yang kita miliki sebagai sebuah bangsa.

“Tanpa Empat Pilar Kebangsaan yang menjadi dasar ini, berangkali kita masih terjajah. Makanya Empat Pilar Kebangsaan ini penting, bukan untuk sekedar dipelajari, didiskusikan atau disosialisasikan, tapi juga untuk menjadi pengamalan kita sehari-hari,” demikian Riri Damayanti.

Ratusan peserta dari berbagai universitas hadir dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini. Sejak awal hingga usia, sosialisasi ini berjalan khidmat dan lancar. Sejumlah peserta tampak antusias ketika diberikan kesempatan untuk berdialog. [Eva De]

Peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi ini.
Hadir sejumlah perwakilan-perwakilan universitas.
Hj Riri Damayanti tampak mencatat semua masukan-masukan yang disampaikan audiens.
Salah satu peserta saat memberikan pertanyaan kepada narasumber.