PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Sebagai Badan Hukum yang ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan senantiasa berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pesertanya. Baik untuk layanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Demi meningkatkan mutu pelayanan di FKTP, maka BPJS Kesehatan tidak henti-hentinya melaksanakan evaluasi demi terciptanya mutu pelayanan yang lebih baik.  Evaluasi ini dimaksudkan agar terwujudnya perbaikan layanan kesehatan yang lebih baik kepada peserta JKN-KIS. Pada kesempatan kali ini BPJS Kesehatan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan evaluasi terhadap pelayanan FKTP yang ada di daerah Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (25/04).

Kegiatan rutin yang dilaksanakan antara BPJS Kesehatan Cabang Curup dan Dinas Kesehatan Rejang Lebong kali ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong Asri, Kepala Seksi Rujukan dan Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Rejang Lebong Syaiful Ramadhan, dan perwakilan dari FKTP yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

“Pertemuan kali ini merupakan pertemuan rutin yang dilaksanakan dalam rangka membahas permasalahan yang ada di FKTP. Untuk Kabupaten Rejang Lebong sendiri mengalami sedikit penurunan jika dibandingkan dengan penilaian di triwulan IV di tahun 2018. Hal ini terjadi terutama di rasio rujukan non spesialistik. Jika dilihat lebih jauh mungkin salah satu penyebabnya adalah jumlah dokter yang tidak tercukupi sehingga FKTP harus merujuk pasien ke FKRTL. Didominasi oleh keluhan terkait pelayanan mata dan juga gigi. Semoga secepatnya ada penambahan jumlah tenaga kesehatan di FKTP agar pelayanan kesehatannya semakin baik lagi.” tutur Kepala Bidang Penjamin Manfaat Primer BPJS Kesehatan Kantor Cabang Curup Gita Ramdini.

Adapun faktor penilaian ini dilaksanakan berdasarkan 3 indikator yaitu angka kontak, rasio rujukan non spesialistik dan rasio Prolanis. Juga ada satu indikator yang menjadi tambahan khusus untuk Puskesmas yaitu rasio kunjungan rumah.

Di lain pihak, Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan juga mengamini hal yang sama. Kegiatan pada hari ini terfokus pada pembahasan terkait evaluasi hasil Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBKP) di Kabupaten Rejang Lebong setelah berjalan di Triwulan I. Agenda rutin ini dijadikan sebagai wadah antara BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan beserta FKTP untuk membahas tentang capaian Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBKP) yang menjadi acuan dalam pembayaran kapitasi yang dibayarkan BPJS Kesehatan kepada FKTP yang menjadi mitra BPJS Kesehatan.

“Sebenarnya kita sedikit menyayangkan penurunan ini. Karena memang kita sedikit mengalami kendala di jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Rejang Lebong, baik untuk FKTP maupun FKRTL. Semoga saja dalam waktu dekat akan ada penambahannya. Untuk sementara kita optimalkan yang ada. Semoga semua pihak dapat mendukung untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi,” ujar Asri.[Rls]