Doa bersama dalam kampanye akbar Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Stadion Gelora Bung Karno, Ahad (7/4/2019).

PedomanBengkulu.com, Jakarta – Dewan Pembina Badan Pemenangan Provinsi Bengkulu Prabowo-Sandi, H Helmi Hasan, ikut larut dalam lautan manusia pada kampanye akbar Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Stadion Gelora Bung Karno, Ahad (7/4/2019).

Sejak subuh, Helmi telah berada tepat di belakang Capres 02 Prabowo Subianto pada saf terdepan bersama para pimpinan partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi.

Kampanye Akbar itu diisi dengan orasi politik, tausiah, doa, deklarasi dukungan lintas agama dan rangkaian kegiatan lainnya.

“Saudara-saudara, tadi dilaporkan kepada saya oleh sekjen-sekjen koalisi Indonesia Adil Makmur, mereka orang-orang yang berpengalaman di bidang politik, mereka mengatakan ini adalah rapat akbar politik terbesar dalam sejarah Republik Indonesia,” cetus Prabowo.

Ratusan ribu massa memenuhi GBK hingga menyemut di luar stadion.

Prabowo menyatakan, antusiasme yang besar ini adalah bentuk sikap massa rakyat dalam Pemilu 2019.

“Saya bersama Saudara Sandiaga Uno sudah hampir delapan bulan keliling Indonesia, kami melihat, kami merasakan, kami bisa menangkap getaran hati rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

CNBC Indonesia merilis sekitar jutaan orang hadir dalam acara kampanye terbuka Prabowo-Sandi di Stadion Gelora Bung Karno Senayan ini.

“Saya bersyukur berterima kasih kepada Allah, kau berikan saya kesempatan untuk membela rakyat. Memberi kesempatan dengan tokoh-tokoh lain yang yang hadir hari ini untuk mulai membela kebenaran dan membela keadilan. Melawan angkara, melawan murka, melawan ketidakadilan, melawan pemimpin yang menipu rakyat, ibu pertiwi diperkosa. Kekayaan diambil terus, hak rakyat diinjak-injak. Kepala desa dipanggil dan diancam, Kyai dan ulama dikejar, dan sakit saudara. Ibu pertiwi diperkosa,” ungkap Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo juga menyatakan sumpah.

“Saya bersumpah, saya tidak akan memperkaya diri saya atau keluarg! saya atau konco saya dan saya ajak kawan semua untuk demikian kita berbakti dan mengabdi kepada negara, bangsa dan rakyat. Usia saya sudah 68 tahun, sudah terlalu banyak yang diberikan yang maha kuasa, saya ingin sisa hidup saya untuk rakyat Indonesia,” tukasnya.

Tampak Helmi Hasan bersama para juru kampanye Prabowo-Sandi.

Sebelumnya Prabowo Subianto bersama H Helmi Hasan menyepakati usaha untuk memakmurkan rumah ibadah di seluruh Indonesia sebagai solusi atas berbagai permasalahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Helmi Hasan sendiri diperkirakan akan menduduki posisi menteri dalam kabinet Prabowo-Sandi bila pasangan ini didaulat oleh rakyat sebagai Presiden dan Wakil Presiden. [Medi Muamar]