PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu Emilwan Ridwan SH, MH didampingi istri dan jajaran Kejari Kota Bengkulu kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga korban banjir di RT 20 Kelurahan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu, Senin (29/4/2019).

Selain warga, salah satu jurnalis Kota Bengkulu yang turut terkena dampak banjir mendapatkan kunjungan Kepala Kejari Bengkulu dan menerima bantuan sembako.

Emilwan Ridwan, sosok yang Familiar dikalangan Jurnalis tersebut mengungkapkan, bantuan yang diberikan tersebut merupakan kepedulian jajaran Kejari Bengkulu terhadap jurnalis korban banjir, pegawai Kejaksaan korban banjir dan warga yang juga tidak luput menjadi korban banjir di Kota Bengkulu.

“Ini merupakan salah satu rangka kepedulian kita terhadap korban banjir dan salah satu teman kita Ahmad Afandi ikut terkena dampak banjir dan beberapa pegawai Kejaksaan juga baik PNS maupun non PNS juga terkena dampak banjir, sehingga sehari setelah kejadian tersebut kita langsung merespon cepat untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada rekan-rekan yang tertimpa musiban,” kata Emilwan Ridwan.

Meskipun bantuan yang diberikan sifatnya tidak begitu besar, sambung Emilwan, minimal bisa meringankan beban korban banjir. Ia juga mengucapkan rasa syukur karena debet air yang menggenangi rumah warga sudah mulai surut.

“Alhamdulillah air sudah mulai surut, semuanya dapat berjalan baik dan rekan kita serta warga bisa kembali beraktifitas, mudah-mudahan rekan kita kembali melaksanakan tugasnya sebagai jurnalis seperti biasa dan kami menunggu di Kantor Kejaksaan,” terang Emilwan Ridwan.

Sementara, Ahmad Afandi jurnalis TV lokal RBTV yang terdampak banjir mengungkapkan, merupakan kejutan yang tidak disangka disambangi Kajari Bengkulu dan bantuan yang disalurkan Kejaksaan Negeri Bengkulu sangat berarti dan sangat membantu pihaknya.

“Alhamdulillah, kejutan sebenarnya didatangi pak Kajari, tiba-tiba langsung datang kerumah dan memberikan bantuan, dan ini sangat berarti. Saya pribadi dan keluarga berterimakasih banyak yang sebesar-besarnya kepada pak Kajari dan pihak Kejari Bengkulu,” ungkap Ahmad Afandi. [Ardiyanto]