PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sudah berjalan selama lima tahun nyatanya sudah memberikan manfaat kepada ratusan juta pesertanya, baik yang dilayani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hero Suabuana (61) merupakan salah seorang dari ratusan juta peserta JKN-KIS yang merasakan manfaat program yang dikelola BPJS Kesehatan ini.

“Kalau saya sudah lama sekali jadi peserta JKN-KIS. Sudah dari 30 tahunan yang lalu. Namanya juga Pensiunan PNS. Kalau dulu namanya Askes, kalau sekarang BPJS Kesehatan. Sama saja, malahan semakin baik kalau menurut saya,” ujar pensiunan PNS Daerah Kabupaten Rejang Lebong ini kepada Jamkesnews saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Senin (09/04).

Ia mengatakan, kalau dihitung-hitung sudah banyak sekali kebaikan yang ia terima dari JKN-KIS. Bukan hanya kemudahannya, tapi juga iurannya. Baginya, iuran JKN-KIS cukup ringan untuk kantong kebanyakan orang, baik yang berstatus PNS, maupun yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS mandiri yang iurannya dibayarkan sendiri. Terlebih, kehadiran Program JKN-KIS ini sudah seperti penolong bagi semua pesertanya.

“Saya kena stroke ringan. Kondisinya sudah malam, maka semua keluarga sempat panik dan tidak tahu lagi harus bagaimana. Akhirnya saya pun langsung dilarikan ke IGD RSUD Curup. Jadi saya dilarikan ke IGD hanya bermodalkan KIS saja. Sesampainya di sana, saya segera mendapat pertolongan pertama. Setelah stabil, baru saya dibawa ke ruang perawatan. Tidak lama-lama prosesnya. Ruangan perawatannya sudah disiapkan dengan baik,” ujarnya.

Hero juga mengungkapkan betapa keluarganya merasa sangat terbantu dengan Program JKN-KIS. Kini kondisi Hero sudah terlihat baikan. Wajahnya sudah segar dan sudah bisa diajak berkomunikasi dengan baik.

“Walaupun masih harus dibantu, tapi untuk sehari-hari sudah bisa pelan-pelan. Kalau kemarin bergerak saja tidak bisa, sekarang sudah bisa digerakkan. Yang penting kita harus semangat untuk sembuh. Saya bersyukur sekali semua pelayanan yang saya terima aman dan nyaman. Ada perawat dan petugas administrasi yang membantu menguruskan semua hal-hal yang diperlukan. Tidak ada bayar sepeser pun untuk biaya pengobatan saya. Mulai dari obat-obatan, makanan, ruangan, semuanya sudah dibayarkan lunas hanya dengan KIS. Sungguh melegakan, terima kasih ya,” tutupnya.[Rls]