PedomanBengkulu.com, Seluma – Endang (54) atau yang akrab disapa Unang warga Dusun 1 Desa Sidolohur Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma didiagnosa menderita kanker ganas bersarang di kepalanya sejak beberapa tahun kemarin, selain itu Endang harus menjalani beberapa masa perawatan berupa operasi sebanyak 8 kali.

Selama masa perawatan dan tindakan medis berupa operasi, Endang tidak dikenakan biaya sepeserpun dengan adanya jaminan BPJS Kesehatan serta Jemkesda dari Pemkab Seluma.

“Alhamdulillah, pada hari selasa kemarin saya sudah dibolehkan pulang kembali, sekarang keadaan saya sudah berangsur membaik serta kembali berkumpul dengan keluarga, saya juga menjalani tindakan operasi sebanyak 8 kali, dan kemarin di RS Hoesin Palembang,” ujar Endang.

Dijelaskan, setelah dilalukan tindakan operasi benjolan besar yang berupa kanker ganas tersebut sudah diangkat, namun saat ini guna masa pemulihan masih diharuskan pemasangan kain kasa.

“Iya sekarang masih diharuskan dipasang kain kasa atau perban pak, agar terhindar dari kotoran dan debu di jalan pak, selain itu rutin diganti tiga hari sekali ke puskesmas terdekat. Namun saya harus merujuk lagi ke RS Hoesin Palembang untuk dilakukan tindakan kemo disana, dokter menyarankan usai pemilu 17 April mendatang,” jelas Endang.

Hanya saja, saat ini Endang masih mengalami kesulitan pendanaan untuk perjalanan ke Palembang, serta biaya hidup disana, pasalnya semenjak ia menderita kanker tidak bisa bekerja dan membutuhkan bantuan dari tangan dermawan.

“Terus terang pak, kami tak punya biaya pak untuk kesana, saya tidak lagi bekerja pak, istri saja juga sakit-sakitan pak,” ucap Endang.

Sementara itu, dengan adanya beberapa uluran tangan dari beberapa dermawan pihaknya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantunya, baik dari segi materi dan lainnya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak dan tak bisa saya sebutkan satu persatu, namun saya juga masih membutuhkan biaya tambahan lainnya,” ucap Endang. [Wahyu]