Prabowo saat berkampanye di hadapan ribuan pendukungnya di Kompleks GOR Wisanggeni, Kota Tegal, Senin (1/4/2019). [Foto: Irsyam Faiz/panturapost.com]
PedomanBengkulu.com, Tegal – Calon Presiden Republik Indonesia Nomor Urut 02 Prabowo Subianto Mengajak masyarakat untuk melawan kezaliman dengan mencoblos nomor 2 pada tanggal 17 April mendatang.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kampanye akbar di Gor Wisageni Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah, Senin 1 April 2019.

“Saudara-saudara tau cara melawan kezaliman,” tanya Prabowo yang dijawab oleh massa pendukungnya dengan mencoblos nomor 02.

Mendapati besarnya antusiasme pendukungnya, Prabowo kian bersemangat.

“Mencoblos nomor 02 artinya kau melawan yang zalim, coblos nomor 02 kau melawan koruptor, coblos nomor 02 kau melawan antek-antek asing, coblos nomor 02 berarti kau melawan angkara murka saudara-saudara,” kata mantan Danjen Kopasus ini.

Prabowo Subianto menambahkan bahwa dengan menggunakan hak pilih di 17 April mendatang sebagai bentuk perlawanan rakyat yang konstitusional, legal dan sah.

“Jadi kau melawannya dengan konstitusional, kau melawannya dengan hak demokrasi,  kau melawannya dengan kedaulatan rakyat saudara-saudara sekalian,” tambah Prabowo dijawab dengan kesanggupan masyarakat yang hadir di Gor Wisageni tersebut.

“Sanggup,” teriak masyarakat secara serentak.

Kampanye Prabowo di Tegal menunjukkan sosoknya yang ramah, jauh dari kesan opini yang dibangun oleh media mainstrem selama ini.

Sebagaimana diungkapkan, Hersubeno Arief ada kekuatan yang ingin memutarbalik arus besar perubahan di tengah masyarakat dengan mencoba menakut-nakuti masyarakat pemilih bahwa Prabowo adalah monster yang menakutkan.

Sebagai contoh apa yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Jagad media sosial dihebohkan oleh sebuah video pendek Prabowo. Dalam video tersebut Prabowo berada di atas mobil dikerumuni para pendukungnya. Tiba-tiba dia terlihat marah dan memukul tangan seorang pria berbaju batik.

Video tersebut beredar dengan sangat cepat.

Sejumlah akun media sosial milik pendukung paslon 01 ramai-ramai mengunggahnya dan memberi komentar miring. Akun @imanbr mentwitt : memang karakternya main gampar dan galaque. Akun @jangan dekat2 awas di tabok. Iman [email protected] Memang karakternya main gampar dan galaque Capres [email protected] Booossss jangan marah gtu dooonk#CapresAbadiGalak.

Bagi siapapun yang menonton video ini tanpa tahu konteksnya, pasti setuju dengan berbagai komentar miring itu. Apalagi selama ini sudah berkembang mitos Prabowo pemarah. Video itu adalah bukti nyata yang sulit dibantah. Prabowo tidak bisa mengendalikan kemarahannya di depan umum.

Bagaimana cerita sesungguhnya? Selasa (12/3) Prabowo melakukan kampanye dan bertemu pendukungnya di Cianjur, Jawa Barat.

Seperti biasa ribuan pendukungnya langsung mengerumuni mobil dan mengelu-elukannya.
Beberapa emak-emak yang sangat bersemangat mencoba menyalaminya. Dari atas mobil Prabowo menyambutnya. Saat itulah seorang emak-emak terjatuh karena terdorong oleh seorang pria berbaju batik.

Pria itu adalah petugas kepolisian yang ditugaskan mengawal Prabowo. Mereka tergabung dalam personil pengamanan VVIP yang disediakan KPU untuk capres/cawapres.

Melihat hal itu Prabowo langsung bereaksi. Dia menepuk keras tangan si petugas, sambil berkata dengan keras pula “jangan dorong rakyat!” Massa yang berkerumun menyambutnya “ Siap!”

Video inilah yang digoreng habis. Beberapa media online sempat mengangkatnya menjadi berita. Namun tak lama berselang muncul penjelasan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Koordinator Jubir Dahnil Anhar Simanjuntak melalui akun @dahnilanzar mencuit : Pak @prabowo bersama rakyat Cianjur. Beliau memperingatkan dengan keras aparat pengaman yg berlebihan sampai mendorong emak2 yang ingin mendekati beliau.

Aparat pengaman yg berbaju batik yg diperingatkan beliau pasti sadar betul kekeliruan dan peringatan Pak Prabowo tsb.Jd stop fitnah.

Dahnil A [email protected] Pak @prabowo bersama rakyat Cianjur.Beliau memperingkat dengan keras aparat pengaman yg berlebihan sampai mendorong emak2 yg ingin mendekati beliau.

Aparat pengaman yg berbaju batik yg diperingatkan beliau pasti sadar betul kekeliruan dan peringatan Pak Prabowo tsb.Jd stop fitnah.

Untuk meluruskan persoalan Kepala Pengawal Capres AKBP Rahmad Hakim menggelar jumpa pers. Mereka meminta maaf sehingga terjadi insiden tersebut. Menurutnya, Prabowo dalam berbagai kesempatan mengingatkan agar memperlakukan rakyat secara humanis.

“Kamu tidak boleh mengahalangi saya bersalaman dengan rakyat. kamu juga tidak boleh kasar dengan rakyat,” ujar Prabowo tegas.

Dalam situasi seperti itu, massa yang antusias dan berdesak-desakan, sulit terhindarkan terjadi saling dorong mendorong. Sang polisi yang ditepuk tanggannya oleh Prabowo, beberapa saat kemudian sempat menyelamatkan seorang anak yang jatuh dan hampir terinjak massa. [Medi Muamar/Rls]

Lihat juga :