PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Peran perempuan sangatlah penting dan menempati posisi strategis dalam sejarah kebangkitan nasional, membakar semangat nasionalisme. Semangat perempuan-perempuan hebat Indonesia seperti Kartini, Fatmawati, Martha Christina Tiahahu, Cut Meutia, Cut Nyak Dhien dan beberapa perempuan hebat lainnya, bisa menjadi pemantik kebangkitan perempuan, khususnya Bengkulu, agar ikut andil dalam pembangunan daerah.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Minggu (21/04/2019) mengatakan, Perempuan punya andil besar dalam berbagai peristiwa bersejarah di negeri ini. Maka momentum hari Kartini bisa menjadi bahan refleksi, agar perempuan hebat Bengkulu bisa meneladani semangat Fatmawati dalam memberikan kontribusi terhadap negara dan bangsa. Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai peringatan secara seremonial. Namun subtansi dari peringatan hari Kartini adalah memperingati semangat juang.

“Akses pendidikan dan ruang publik sudah terbuka lebar, tinggal bagaimana kita mengisi dan melanjutkan semangat perjuangan. Bengkulu punya Fatmawati, semangatnya bisa kita jadikan teladan, bagaimana perempuan berperan aktif dalam mendorong pembangunan daerah. Selamat hari Kartini, mari bersama kita dorong semangat perempuan Bengkulu. Mari kembali kita hadirkan ghiroh perjuangan Kartini dan Fatmawati. Kita optimis perempuan-perempuan Bengkulu bisa memberikan kontribusi besar terhadap keberlangsungan Indonesia di masa yang akan datang,” jelas Rohidin.

Sementara, Ketua PKK Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin Mersyah, mengatakan, untuk melahirkan kembali Kartini dan Fatmawati muda saat ini, mesti dimulai dari pendidikan keluarga yang kokoh. Peran penting perempuan dalam pembangunan daerah, berawal dari peran di dalam keluarga. Ia optimis, perempuan Bengkulu bisa menghasilkan generasi yang gigih, tangguh dan memiliki daya juang dalam membangun daerah.

“Seperti yang sering saya tegaskan, pondasinya harus kita bentuk sejak dini, yaitu dalam keluarga kita masing-masing. Mari jadikan tokoh inspiratif seperti Kartkni dan Fatmawati, memperjuangkan Bengkulu agar bisa memberikan kontribusi besar dalam pembangunan nasional,” ungkap Derta Wahyulin. [Ardiyanto]