PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu Prof Dr Sirajuddin dan sejumlah jajarannya terus melakukan proses peningkatan dari IAIN Bengkulu menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Prof Dr Sirajuddin mengatakan bahwa status IAIN Bengkulu menjadi UIN bakal diresmikan tahun 2019. Sekaligus Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah juga turut memberikan dukungannya terhadap IAIN Bengkulu agar segera menjadi UIN.

“Alih status IAIN Bengkulu menjadi UIN Bengkulu bakal diresmikan tahun 2019 ini” kata Rektor IAIN Bengkulu yang disampaikan oleh Humas IAIN Bengkulu Sri Ihsan, Selasa (21/5/2019).

Pergantian status dari IAIN menjadi UIN ini akan di beri nama UIN Fatmawati Soekarno. Pemberian nama tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari keluarga ibu Fatmawati.

“Pemberian nama Fatmawati Soekarno sudah mendapat persetujuan dari keluarga, ini merupakan bentuk pengabadian nama besar Fatmawati dan Soekarno dalam sebuah nama perguruan tinggi,” kata Rektor.

Seperti diketahui, Fatmawati adalah istri dari mantan Presiden RI Soekarno yang berdarah asli Bengkulu.

Kabarnya, peresmian tersebut akan di resmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Sementara Institut Agama Islam Negeri Bengkulu berawal dari pengembangan lebih lanjut dari Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah dari tahun 1975 hingga 1995 dengan lima fakultas, yakni tiga Fakultas di Palembang, yaitu Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin; dan dua Fakultas lainnya; Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syariah di Bengkulu.

Lalu pada tanggal 30 Juni 1997, kedua fakultas yang ada di Bengkulu tersebut ditingkatkan statusnya menjadi sekolah tinggi agama Islam negeri (STAIN), yaitu STAIN Curup dan STAIN Bengkulu yang diresmikan oleh Menteri Agama saat itu, Dr H Tarmizi Taher bersama dengan 32 STAIN lainnya.

Sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 51, tanggal 25 April 2012, STAIN Bengkulu berubah status menjadi Institut Agama Islam Negeri.

Saat ini, IAIN Bengkulu memiliki tiga fakultas dengan total 12 Jurusan. Fakultas-fakultas dimaksud adalah: Syariah dan Ekonomi Islam, Tarbiyah dan Tadris, Ushuluddin, Dakwah, dan Adab. [Medi Muamar]