Suasan Paripurna DPRD Bengkulu Selatan, Jumat (31/5/2019)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu Selatan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Selatan meminta jumlah tenaga honorer Satpol PP dan tenaga kesehatan dipangkas. Alasannya karena dinilai tidak efektif dan jumlahnya terlalu banyak.

Hal tersebut mengemuka pada saat paripurna DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2018, Jumat (31/5/2019).

Dalam penyampaian rekomendasi yang dibacakan oleh Yunadi, selaku juru bicara DPRD juga merekomendasikan agar Pemkab Bengkulu Selatan agar membentuk UPTD Pasar di Pasar Ampera dan Pasar Kutau, penertiban asset oleh BPKAD serta pemerataan guru.

“Penempatan guru yang belum merata. Sehingga DPRD merekomendasikan agar dilakukan pemerataan guru dengan memperhatilan tempat tinggal guru,” tegas Yunadi.

Menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto secepatnya mengimplementasikan rekomendasi dewan. (Apdian Utama)