PedomanBengkulu.com, Kepahiang — Tim Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepahiang bidang Pidana Khusus (Pidsus) menetapkan Kepala Desa Ujan Mas Bawah, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang yakni Ahmad Badawi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Pada Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Desa Ujan Mas Bawah, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang tahun anggaran 2015 sampai dengan 2017 yang diduga merugikan keuangan negara sebesar 300 juta rupiah, Senin (13/5/2019).

Selain itu, penyidik Kejari juga menetapkan 3 orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus tersebut diantaranya, Syaipul Anwar
Sekretaris Desa Ujan Mas Bawah, Sopian Aroni, Bendahara Desa Tahun 2015 dan Ismono Sahadi Bendahara Desa tahun 2017 dan ketiganya langsung dijebloskan ke Lapas Kelas II Rejang Lebong.

Sedangkan, untuk Ahmad Badawi setelah ditetapkan sebagai tersangka diduga mengalami drop sehingga sempat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari pihak medis dan tim medis RSUD Kepahiang menyatakan tersangka tersebut gula darahnya naik sehingga harus menunggu hasil tes darah di laboratorium.

Namun setelah itu, tersangka Admad Badawi tetap dibawa untuk ditahan di Lapas kelas II Rejang Lebong.

Kepala Kejari Kabupaten Kepahiang
H Lalu Syaifudin SH MH melalui Kasi Pidsus Rusydi Sastrawan SH MH membenarkan adanya penetapan empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Ketika penyelidikan di kasus ini, pihaknya mendapatkan bukti kuat untuk menetapkan tersangka tersebut. Setelah resmi ditetapkan tersangka, berdasarkan kesepakatan bersama tersangka kemudian ditahan selama 20 hari ke depan untuk mempermudah dalam proses selanjutnya.

“Dalam kasus ini kerugian negaranya mencapai 300 juta rupiah. Tersangka dijerat pasal 2 ayat (1), pasal 3, pasal 9 UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” jelas Rusydi Sastrawan.[Ardiyanto]