PedomanBengkulu.com, Jakarta – Kabar duka datang dari Ustaz Arifin Ilham. Dai berusia 49 tahun yang pernah beberapa kali berkunjung ke Bengkulu tersebut meninggal dunia setelah melewati masa kritis di Penang, Malaysia, Rabu (22/5/2019) malam.

Seperti yang diketahui, ustaz Arifin Ilham mengalami sakit kanker sampai dirinya dirawat di Penang, Malaysia.

Kondisinya pun naik turun hingga mendapat perawatan intensif. Kabar terakhir sebelum meninggal dunia, sang ustaz sempat alami kritis. Semua pun berduka dengan kepergiannya.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh putra Ustaz Arifin Ilham, Alvin Faiz melalui akun Instagram pribadinya. Ia mendoakan kepergian sang ayah tercinta.

Innalillahiwainnailaihirojiun Telah wafat Abi kami tercinta Abi Ustaz Arifin Ilham.Semoga Allah terima amal ibadahnya, diampuni semua dosanya, dimasukkan ke surganya Allah swt, aamiin,” tulisnya, Selasa (22/5/2019) malam.

InsyaAllah secepatnya Abi dipulangkan dari malaysia dan dimakamkan di pesantren Azzikra gunung sindur Bogor,” sambungnya dalam unggahan yang sama.

Sebelum ustaz Arifin Ilham meninggal, dirinya telah membuat sebuah surat wasiat. Ya, sebuah wasiat yang berkaitan dengan ketika dirinya meninggal. Seperti inilah wasiat yang disampaikan oleh sang ustaz.

Wasiat tersebut seperti video yang diunggah langsung oleh ustaz Arifin Ilham ke dalam akun sosial medianya. Saat itu, dirinya baru saja menjalani kemoterapi. Yang mana kondisinya masih lemas dan butuh istirahat.

Ia mengungkap maaf karena belum bisa berkegiatan seperti biasa. “Dokter pun sampai berkali kali melarang semua kegiatan apalagi untuk datang zikir jamaah padahal CINTA SAYANG ARIFIN LUAR BIASA PADA SEMUA JAMAAAH FILLAH,” tulisnya dalam caption, melansir KapanLagi.com.

ALLAHU AKBAR kali ini Arifin dengar nasehat dokter untuk rehat total dilarang bersuara dan tidak boleh banyak bercampur dan juga salaman. SubhanAllah inilah rahmat karunia ujian ampunan dosa untuk Arifin,” lanjutnya.

Tak sampai di situ, ia pun telah berikan wasiat jika dirinya meninggal. Yakni, ingin disalatkan dan dimakamkan di mana. Bahkan sang ustaz juga telah menyiapkan kain kafannya sendiri.

InsyaAllah kalau lebih dahulu MENGHADAP Allah, pertama salat di Masjid Az Zikra Sentul dan kemudian salat kedua di Masjid Gunung Sindur. Kuburan di samping Masjid Gunung Sindur yang telah Arifin siapkan dengan kain kafannya. SubhanAllah maafkan Arifin, dunia ini sebentar semua kita menuju ‘liqoouhu’ perjumpaan dengan-NYA. Demi Allah di hati ini yang ada hanya Allah, Rasulullah dan umat Rasullah. SubhanAllah Arifin sayang antum semua karena Allah. Muhammad Arifin Ilham,” ungkapnya.

Sementara itu, KH Abah Roadl Bahar Bakry, Dewan Penasehat dan Dewan Syariah Majelis Az Zikra memberikan ucapan bela sungkawa untuk Ustaz Arifin Ilham dan keluarganya.

Dalam edaran yang diterima awak media, salah satu tokoh agama ini menyatakan bahwa Ustaz Arifin telah berpulang pada Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 23.40 waktu setempat.

Mohon Do’a dari jamaah semuanya. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yang Mulia di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Abah Raodl.

Dalam edaran tersebut, Abah Raodl juga mendoakan keluarga Ustaz Arifin. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran.

“Dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan kesabaran. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin,” imbuhnya.

Dihubungi secara terpisah, adik keempat Ustaz Arifin, Kokom menyatakan sebelum meninggal, sang kakak sempat tersadar dan menjalankan salat.

“Ustaz meninggal pada 23.40 waktu Penang. Tadi sempat sadarkan diri dan salat juga,” ujar Kokom, saat dihubungi Kapanlagi.com, pada Kamis (23/5/2019).

Jenazah ustaz Arifin Ilham akan dipulangkan ke Indonesia pada siang nanti menggunakan pesawat pribadi dan mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma. Pemakaman akan dilakukan di pesantren Az Zikra, Bogor. [Ivana]