PedomanBengkulu.com, Seluma – Irihadi selaku Sekda Seluma sangat menyayangkan tindakan dari OPD yang enggan atau menunggak membayar pajak kendaraan dinas yang diberikan oleh Pemkab Seluma. Pasalnya hingga saat ini terdapat 711 unit kendaraan dinas di lingkup Pemkab Seluma yang belum membayarkan pajak.

Adapun jumlah kendaraan yang menunggak antara lain 711 unit kendaraan dinas terdiri dari sepeda motor sebanyak 672 unit dan mobil sebanyak 129 unit. Akibat tunggakan pajak tersebut, Pemkab Seluma harus membayarkan 543 juta rupiah.

“Ya dalam waktu dekat kita akan berupaya menghadap ke UPTD Seluma serta Samsat Provinsi mengenai tunggakan pajak tersebut,” ucap Irihadi, Rabu (15/5/2019).

Dikatakannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak UPTD dan Samsat Provinsi untuk memastikan kendaraan dinas yang sudah tak layak pakai untuk segera dinonaktifkan, sehingga dapat mengurangi beban Pemkab Seluma dalam mengatasi penunggakan pajak.

“Jadi semua yang tidak dipakai lagi akan kita nonaktifkan dari pada hanya menjadi beban dan Pemkab tidak perlu membayarakn kendaraan yang tidak dipakai lagi,” kata Irihadi.

Selain itu, pihaknya kembali menegaskan untuk masing-masing OPD yang menerima kendaraan dinas yang sengaja menunggak pajak agar segera dipertanggungjawabkan.

“Yang kita panggil hanya OPD yang nakal tidak membayar pajak, setelah kita panggil akan kita laporkan kepada Bupati Seluma agar ditindak lanjuti karna mobil sudah diberikan jangan ada alasan untuk enggan membayar pajak, karena pajak merupakan kewajiban”, tutup Irihadi.[Wahyu]