Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Meski waktu pelaksanaannya masih lama, namun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkulu Selatan mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Sederet namapun mulai bermunculan. Tidak ketinggalan dari kalangan oragnisasi keagamaan Muhammadiyah.

Angkatan Muda Muhammadiyah Bengkulu Selatan, Yugianto menyebut setidaknya ada tiga kader Muhammadiyah yang dinilainya layak untuk maju Pilkada Bengkulu Selatan mendatang. Diantaranya adalah Hartawan, Dodi Herwansyah dan Gusman Fahrizal.

Hartawan saat ini menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Manna. Sebelumnya Hartawan juga pernah maju Pilkada berpasangan dengan Dirwan Mahmud. Hartawan sendiri dinilai sebagai representasi tokoh asal Kedurang.

Satu lagi, Dodi Herwansyah saat ini merupakan Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu dan pernah menjabat komisioner KPU Bengkulu Tengah.

Selanjutnya adalah Gusman Fahrizal. Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini merupakan representasi kaum millenial dan intelektual. Gusman Fahrizal saat ini tercatat sebagai staf ahli di DPR RI dan merupakan kandidat doktor di Universitas Bina Nusantara. Gusman Fahrizal dinilai memiliki basis massa dan basis keluarga di Kecamatan Pino Raya.

“Ketiga nama tersebut merupakan kader Muhammadiyah. Hartawan pernah menjabat sebagai Ketua PDM Bengkulu Selatan, Dodi Herwansyah pernah menjabat Ketua Pemuda Muhammadiyah Bengkulu Tengah dan Gusman Fahrizal Saat ini sedang mengemban amanah sebagai Ketua PP Pemuda Muhammadiyah,” terang Yugianto kepada Pedoman Bengkulu, Selasa (14/5/2019).

Secara Kapabilitas, Yugianto tidak meragukan ketiga tokoh tersebut untuk maju Pilkada. Baik sebagai Calon Kepala Daerah maupun Calon Wakil Kepala Daerah.

“Ketiganya punya potensi baik secara akademik maupun jaringan. Kalau belum untuk nomor satu, ya nomor dua,” beber Yugianto.

Dirinya juga menilai, ketiga nama tersebut bisa saja menjadi tokoh alternatif untuk di Pilkada Bengkulu Selatan.

“Ini pendapat saya pribadi ya, jangan diseret-seret Muhammadiyah secara kelembagaan. Karena Muhammadiyah secara kelembagaan tidak pernah dukung-mendukung calon. Tapi ini salah satu aspirasi akar rumput kader,” demikian Yugianto. [Apdian Utama]